Detil Berita
 

[no: 207]

Pakar Ilmu Falaq Bahas Gerhana Matahari di MAS



Fenomena Gerhana Matahari Total 9 Maret lalu adalah peristwa alam dan langka. Karena itulah, Forum Komuniasi Masjid Al Akbar Surabaya (FORKOMAS) mengadakan Kajian Dhuha bersama Dr.H.Sriyatin Shodiq SH,MA (Pakar Ilmu Falaq Syariah), Ahad,27 Maret lalu dengan tema"Gerhana Matahari Dalam Perspektif Syariah Tasawuf Dan Sains Astronomi"

Kajian ini sebagai bentuk pengenalan ilmu falakiyah dalam perspektif syariah kepada masyarakat umum, dengan harapan menambah kualitas keimanan, ketaqwaan dan menggagumi atas keagungan Allah Swt. (*)


[no: 206]

Outbond di Kampung Kids Batu Malang



MI MASJID AL AKBAR-- Selasa, 15 Maret 2016 lalu, siswa siswi MI Masjid Al-Akbar melaksanakan kegatan sekolah outbond di Kampung Kids yang letaknya di Batu Malang. Tak mau ketinggalan, kegiatan ini didampingi para bunda.

Tepat pada pukul 06.30, kami berangkat dari sekolah tercinta menuju Kampung Kids Batu Malang. Untuk menghilangkan kejenuhan selama perjalanan, para dewan guru memberikan game-game asyik dengan hadiah yang menarik hingga tidak terasa tiba di lokasi.

Kali pertama tiba dilokasi, kami diberikan pertunjukkan yang seru para badut dan tim dari kampung kids, berupa tarian dan musik yang bagus. Kami pun bersorak gembira melihatnya. Kegiatan selanjutnya adalah yang paling kami tunggu yaitu “kampung kids Adventure” atau penjelajahan alam. Kami diajak untuk lebih dekat dengan alam dengan alur cerita “Hilangnya harta karun chikpang”. Jadi kami membantu chikpang untuk menemukan harta karun tersebut. Untuk itu, kami melewati berbagai rintangan yang harus dilalui. Tak peduli lumpur, air atau pun jalan bebatuan. Walaupun terjatuh di lumpur, atau genangan air kami tetap semangat demi menemukan harta karun itu.

Rintangan demi rintangan kami lalui dengan suka cita karna hal tersebut tak pernah kita jumpai sebelumnya di rumah kami. Kami lebih senang dan gembira karna bisa bermain dengan alam terbuka yang diiringi hawa sejuk dan pemandangan alam yang sungguh indah. Subhaanallah. Alhamdulillah kami semua berhasil menemukan harta karun chikpang yang hilang. Dia pun kembali ceria gan senang. Lalu kami merayakan keberhasilan kami dengan bermain bersama air yang muncul dari tanah. Kami bersorak gembira bersama para guru, lalu kami diajak untuk mencari ikan d i kolam dan kami berlomba-lomba untuk mendapatkannya.

Waktu beristirahat pun tiba. Sebelumnya kami harus membersihkan tubuh kami yang penuh dengan peluh karna seharian telah bermain dengan alam. Selanjutnya kami menikmati hidangan makan siang yang telah disediakan oleh kakak-kakak kampung kids.

Sebelum kegiatan ini berakhir, kami disuguhi dengan pertunjukan dari badut dan kakak-kakak dengan teater atau drama yang berkisah tentang negara Indonesia. Dan dilanjutkan dengan pemberian doorprise. Kemudian kami berpamitan dan bersalaman dengan kakak-kakak. Dan berangkat pulang menuju sekolah kami pada pukul 15.30 dan sampai pada pukul 18.00 dengan selamat alhamdulillah. (Ustadzah Rizqi)


[no: 205]

Ribuan Warga Shalat Gerhana di Masjid Al Akbar Surabaya



SURABAYA (Global News) Ribuan warga Surabaya dan sekitarnya berbondong-bondong mengikuti shalat gerhana matahari di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya, Rabu (9/3/2016). Setelah shalat gerhana secara berjamaah, ribuan warga pun beramai-ramai menyaksikan prosesi gerhana matahari sebagian (GMS) yang terlihat dari berbagai kota di Indonesia, termasuk salah satunya Surabaya.

Sungguh luar biasa antusiasme warga Surabaya dan sejumlah kota–kota di sekitarnya mengikuti shalat gerhana dan menyaksikan proses gerhana matahari. Itu setidaknya terlihat dari penuhnya ruangan utama masjid tingkat nasional tersebut mulai pukul 07.00 WIB. Pantauan Global News, pada jam tersebut, tempat parkir masjid sudah terlihat tidak mampu menampung pengunjung. “Iya, mas saya balik. Pindah parkiran ke Cipta Menanggal, karena lokasi parkir di Masjid Al Akbar tidak cukup,” kata Abdul Hadi, salah satu jamaah asal Sidoarjo.

Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmi M. Noor, mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang dapat diambil dari fonomena langka tersebut. pertama, sebagai objek religi, artinya dengan peristiwa tersebut diharapkan masyarakat bisa menyadari kekuatan Tuhan dan bisa menambah kualitas keimanan. Kedua, objek edukasi, tak dipungkiri fenomena tersebut merupkan kejadian alam yang sangat langka dan penting, khususnya bagi anak-anak didik untuk memperkenalkan ilmu astronomi atau falakiyah. Ketiga, sebagai objek wisata, prosesi gerhana matahari membuat masyarakat berbondong-bondong ke masjid atau alam yang luas untuk menyaksikan peristiwa yang belum tentu terjadi dalam jangka puluhan tahun ke depan.
vSebagai khatib dalam shalat gerhana berjamaah tersebut KH Abdusshomad Buchori. Dalam khotbahnya, Abdusshomad Buchory mengimbau agar masyarakat bisa mensyukuri nikmat Tuhan yang sangat luar biasa. “Jika mata kita tidak berfungsi, lalu bagaimana kita bisa melihat gerhana matahari,” ungkap pria yang juga imam besar masjid Al Akbar ini. “Saya berharap agar terjadinya gerhana matahari tersebut bisa berdampak positif kepada masyarakat” tambah Abdushomad.

Helmy M. Noor, Humas Masjid Al Akbar, mengungkapkan, adanya gerhana matahari ini seharusnya membuat masyarakat lebih cerdas dan kreatif dalam berfikir, hindari masa kejumudan. Misalnya, pada tahun 1983 ketika terjadi gerhana matahari masyarakat tidak boleh keluar rumah, karena gerhana matahari dianggap sebagai musibah. “Saat ini, sudah banyak cara untuk melihat gerhana matahari tersebut. Ini merupakan bukti kekuasaan Tuhan yang harus kita syukuri. Mari kita lepas dari kejumudan, agar Islam tetap jaya dan maju,” ujar Helmi.

Ia berharap, fenomena tersebut bisa meningkatkan kualitas berpikir dan bisa meningkatkan keimanan. “Semoga kebesaran Tuhan ini bisa merekonstruksi keimanan masarakat dari yang biasa saja menjadi luar biasa,” katanya.
vMasjid Al Akbar sendiri menyiapkan 4 buah layar lebar ditempatkan di dalam masjid sebagai sarana untuk jamaah untuk melihat bersama-sama prosesi gerhana matahari total yang berlangsung hanya di sejumlah kota.

Dalam kesempatan itu, pihak takmir masjid membagi-bagikan 1000 kacamata gratis kepada jamaah. Hadir juga Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf beserta keluarga.(gn-01/gn-02/roz)


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]