Detil Berita
 

[no: 198]

Belajar Eksperimen Gunung Merapi



KB AL AKBAR—Di awal semester 2, Kelompok Bermain (KB) Masjid Al-Akbar belajar mengenai tema rekreasi. Ustadzah memberikan anak-anak sub tema mengenai pegunungan. Di awal pembelajaran mengenai pegunungan, ustadzah memperkenalkan kepada anak-anak mengenai keadaan di pegunungan yang identik dengan pedesaan. Ustadzah mengajak anak-anak untuk mem¬buka wawasan mereka mengenai perbedaan kehidupan di kota dan pedesaan dengan media flash card. Anak-anak mengetahui bahwa di perkotaan banyak gedung-gedung tinggi, jalan tol dan jembatan. Sedangkan keadaan di pedesaan masih alami dengan sawah, sungai, dan gunung.

Selain itu, ustadzah juga mengenalkan kepada anak-anak mengenai gunung merapi. Agar kegiatan bermain dan belajar semakin menarik, ustadzah membuat replika gunung merapi dari botol bekas yang dibalut kertas. Anak-anak belajar mengenai eksperimen sederhana dengan membuat magma. Magma dibuat dengan menggunakan soda kue, air, cuka dan deterjen. Semua bahan dimasukan kedalam botol. Lalu sedikit demi sedikit, ustadzah meneteskan cuka ke dalam campuran soda kue. Waaaaah,,,,gunung merapi telah meletus!! Magma keluar dari dalam perut gunung!!

Ustadzah menjelaskan bahwa di dalam gunung merapi terdapat magma yang suatu saat akan keluar, meletus dari atas gunung, dan letusan yang keluar itu menjadi lava panas. Hewan-hewan yang berada di gunung turun ke desa karena mereka takut dengan lava yang keluar dari atas gunung. Anak-anak sangat antusias saat melihat lava keluar dari atas gunung.

Untuk melatih motorik halus anak-anak. Minggu selanjutnya anak-anak membuat scrapbook dengan tema pedesaan. Anak-anak menggunakan kardus sepatu bekas untuk piguranya. Kardus sepatu dicat menggunakan warna biru. Untuk hiasannya anak-anak menambahi kardus tersebut dengan gambar gunung, pohon, dan hewan. Mereka mewarnai gambar tersebut lalu ditempelkan di dalam kardus. Agar scrapbook lebih indah anak-anak menambahkan rumput-rumputan dari kertas krep yang diremas. “Alhamdulillah scrapbook pedesaan sudah jadi. Masya Allah, indah sekali gunung ciptaan Allah,” Qalesya Sulaiman, salah satu murid KB Al Akbar (Desty Dina Daniar, ustadzah KB MAS)


[no: 197]

Latih Ketangkasan dalam Muharram Camp



MI AL AKBAR—Memperingati tahun baru Muharram 1437 H, MI Masjid Al Akbar Surabaya melaksanakan kegiatan bernama Muharram Camp. Acara ini bertujuan tujuan melatih ketangkasan sekaligus mengingatkan akan tahun baru Islam yang diperingati setiap tanggal 1 Muharram.

Rangkain kegiatannya, kali pertama ustadzah membagi tiap kelas menjadi 2 kelompok, lalu kami diperintahkan untuk menjelajahi masjid, mencari pos yang telah dijaga ustad dan ustadzah. Pada pos pertama murid diberi tugas untuk mencari kertas yang telah disebarkan oleh ustadzah Erwin, lalu memecahkan teka-teki yang tertulis di dalam kertas. Di pos kedua, murid diminta untuk menghafal 3 surat pendek. Di pos ketiga, murid mencari huruf-huruf, lalu mewarnainya dan menyusunnya sehingga menjadi kata yang bermakna. Di pos keempat atau pos terakhir kami diperin¬tahkan untuk menyusun balok sehingga menjadi bangunan yang indah.

“Alhamdulillah meskipun melelahkan karena harus berjalan berkeliling-keling tapi kami tetap senang karena mendapatkan pengalaman baru bersama teman-teman,” ujar Anisah Amelai, salah satu murid Masjid Al Akbar. (Fauziyah Qois, Ustadzah MI Al Akbar)


[no: 196]

Reading Time di Perpustakaan



MI AL AKBAR—Hari jum‘at telah tiba, hari yang selalu kami nantikan, karena hari ini adalah hari dimana kita akan membuka jendela dunia dengan membaca dan merang¬kum buku yang ada di perpustakaan. Karena motto yang selalu didengungkan oleh para guru kami “ by reading we can dominate the world” yang artinya kita akan tahu segala hal yang ada didunia ini dengan membaca.

Karena itulah, setiap hari jum‘at, selepas beristirahat kami bergantian mengunjungi perpustakaan dengan jadwal : kelas 1A dan 1C pada pukul 09.30 – 11.30 dan kelas 1B dan 1D pada pukul 11.30 – 12.30.

Sebelum memasuki perpustakaan, para ustadz dan ustadzah mengajak para murid untuk melaksanakan tata tertib perpustakaan, yakni 1. Sayangi buku, 2. Berjalan perlahan, dan 3. Berbicara dengan berbisik. Agar ketika berada di dalam perpustakaan kami dalam keadaan membaca dengan tenang dan tertib.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak dan membiasakan anak gemar mengunjungi dan mem¬baca buku di perpustakaan sedini mungkin. Karena kebi¬asaan yang baik, maka kami jadwalkan 1 jam pelajaran untuk anak mem¬baca diperpustakaan.

Bersama para ustadz dan ustadzah kami menyelami dunia melalui membaca. Karena di dunia ini banyak sekali pengetahuan yang belum kami mengerti. Dan Beberapa siswa yang belum lancar membaca akan dibimbing dan didampingi oleh ustadz dan ustadzah agar lebih lancar membaca. Selepas pulang dari perpustakaan ustadz dan ustadzah selalu bertanya apa yang kami baca di perpustakaan. Begitulah rutinitas kami setiap hari jum‘at yang selalu kami nantikan kehadiran¬nya.¬(Rizqi Andriyani, Ustadzah MI MAS)


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]