Detil Berita
 

[no: 167]

Semarak Festival Ramadhan



MEMASUKI Ramadan, Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) kembali menyemarakkan momen suci umat Islam ini dengan Festival Ramadhan 1435 H yang diisi dengan berbagai kegiatan, seperti lomba adzan, ngaji internet, lomba mewarnai gambar, lomba cipta karya ilmiah, lomba Al Banjari, lomba patrol, lomba adzan anak-anak, qori untuk anak dan remaja.

"Berbagai program digelar mulai Sabtu (28/6/2014) hingga jelang Idul Fitri nanti," jelas Direktur Utama MAS, H Endro Siswantoro kepada wartawan usai pembukaan Festival Ramadan, Sabtu (28/6/ 2014).

"Adapun untuk program di MAS selama Ramadan berupa ngaji kitab kuning, ngaji internet dan Pondok Ramadan," tuturnya. Selain berbagai lomba, MAS juga menggelar bazar di Halaman luar MAS, berupa stand kuliner, stand busana muslim, stand mainan anak dan stand aneka perlengkapan Ramadan. "Semuanya ini untuk menyemarakkan Ramadan," ujarnya.

Kepala Kemenag Jatim, Mahfudh Shodar mengatakan, kegiatan yang digelar MAS ini sangat positif karena akan menggerakkan perekonomian masyarakat menengah ke bawah. "Para penjual di bazar itu sebagian adalah UMKM. Tentu ini sangat membantu mereka," pungkasnya.

Bukber di MAS Ada 2.000 nasi bungkus untuk berbuka puasa selama Ramadan di Masjid Besar Al Akbar Surabaya (MAS) . Seperti tahuntahun sebelumnya pengurus MAS menyediakan nasi bungkus untuk buka puasa para jamaah . Jumlah ini semakin meningkat pada akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu.

“Kalau akhir pekan, bisa 2.500 bungkus nasi yang kita siapkan. Selain menyiapkan nasi bungkus, Al Akbar juga sudah menyiapkan kurma sebanyak 3 ton untuk persediaan takjil jamaah selama bulan puasa,” kata Endro Siswantoro Direktur Utama Al Akbar dikonfirmasi, Selasa (1/7).

Sebanyak 2.000 nasi bungkus yang dibagikan pada jamaah dibagi menjadi tiga yaitu ibu-ibu, bapak-bapak dan anakanak. “Untuk antisipasi membludaknya jamaah yang mengkonsumsi takjil, kita juga ada bazar di luar masjid yang dibuka sampai 24 Juli mendatang,” tambah dia.

Sementara, Humas Masjid Besar Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor menambahkan, pembagian takjil diawali dengan mengaji kitab kuning tentang etika tata krama hidup. “Kemudian setelah pengajian kira-kira 5 menit menjelang berbuka puasa dilakukan doa buka puasa bersama serta pembagian kurma dan air mineral pada jamaah,” kata dia.

Helmy menjelaskan, jumlah takjil dan makanan untuk berbuka puasa tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. Namun ada pembedaan di hari Sabtu dan Minggu karena jamaah yang datang biasanya lebih banyak.

“Khusus untuk Sabtu dan Minggu memang jumlahnya ditambah karena pada dua hari itu biasanya jumlah jamaah bertambah banyak,” ujar dia. Selain itu, Masjid Al Akbar Surabaya kembali menyemarakkan momen suci umat Islam ini dengan Festival Ramadhan 1435 H yang diisi dengan berbagai kegiatan, seperti lomba adzan, ngaji internet, lomba mewarnai gambar, lomba cipta karya ilmiah, lomba Al Banjari, lomba patrol, lomba adzan anak-anak, qori untuk anak dan remaja.

“Berbagai program digelar semenjak Sabtu lalu (28/6) hingga jelang Idul Fitri nanti. Adapun untuk program di MAS selama Ramadan berupa ngaji kitab kuning, ngaji internet dan Pondok Ramadan,” katanya.

Selain berbagai lomba, MAS juga menggelar bazar di Halaman luar MAS, berupa stand kuliner, stand busana muslim, stand mainan anak dan stand aneka perlengkapan Ramadan. “Semuanya ini untuk menyemarakkan Ramadan,” katanya.(*)


[no: 166]

Siap Berumah Tangga melalui Kursus Catin MAS



Perceraian dalam suatu pernikahan yang marak terjadi akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan semua kalangan. Karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pasangan pasangan suami istri saja, namun juga oleh orang-orang di sekitar mereka. Untuk mencegah hal itu, salah satu upaya Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) adalah dengan mengadakan Kursus CATIN (Calon Pengantin) (27/4).

Kursus yang diadakan di Ruang Aisyah MAS ini menyajikan beberapa materi, diantaranya Kesehatan Reproduksi (dr. Kartika, dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya), Kewajiban dan Tanggung Jawab Suami (Drs. H. Ichsan Jusuf, S. H, M.Hum), Psikologi Keluarga Sakinah (dr. H. Ahmad Salim Sungkar, SpKj), Manajemen Keluarga Sakinah (Drs. H. Endro Siswantoro, M.Si, Direktur Utama MAS), Peranan Pendidikan Agama dalam Mempertahankan Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah (DR. Hj. Hasniah Hasan, M.Si, Kepala Bagian Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan MAS).

DR. Hj. Hasniah Hasan, M.Si, selaku penanggung jawab acara mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini merupakan pembekalan bagi calon pengantin untuk dapat membina kehidupan berumah tangga dengan bersandarkan pada tuntunan Islam, sehingga terwujud Keluarga SAMARA (Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah). “Alhamdulillah, Masjid Nasional Al Akbar ikut andil dalam membina calon-calon pengantin yang akan melaksanakan suatu pernikahan. Calon pengantin diharapkan mampu mengatasi permasalahan keluarga agar tidak berimplikasi ke krisis perkawinan, dan juga diharapkan agar mereka siap menerima peran, fungsi dan tanggung jawab dalam berumah tangga,” kata Hasniah. (fitri)


[no: 165]

Lomba Fashion Show KB-RA Al Akbar



Dalam rangka peringatan hari Kartini tanggal 21 April 2014, KB –RA Al Akbar menyelenggarakan kegiatan Lomba Fashion Show (24/4).

Bertempat di ruang Muzdalifah MAS, Lomba ini diikuti oleh 30 peserta KB, dan 40 peserta RA. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00-11.00 Wib. Tema lomba adalah “Dengan Memperingati Hari Kartini, Kita Tingkatkan Semangat Belajar Sejak Dini”. Kostum yang dilombakan bertema adat muslimah. Sedangkan dewan juri ada 2 orang, yairu Reny Hascarya dan Fani Zukhrufillah. Beliau berdua merupakan penyiar radio SAS FM (Suara Akbar Surabaya) dan juga Host salah satu TV swasta di Surabaya.

“Lomba ini merupakan kegiatan tahunan KB-RA Al Akbar yaitu PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional) disamping kegiatan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa ibu Kartini, juga mengangkat baju adat yang beraneka ragam di Indonesia yang tentunya tetap dalam lingkup santun berbusana muslimah. Kami juga memfasilitasi anak didik kami supaya tetap ceria dan percaya diri kala mengenakan baju adat Indonesia dan melatih keberanian dalam bergaya di depan khalayak,” tutur ustadzah Ulfa selaku ketua panitia.

Dalam lomba ini diambil juara 1,2,dan 3 untuk masing-masing KB dan RA. Ada juga juara kostum terbaik putra dan putri. Serta dipilih ustadzah tercantik adalah ustadzah Uswatun Hasanah.(fitri)


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]