Detil Berita
 

[no: 128]

Kajian Dhuha “Marhaban Yaa Ramadhan”



Ramadhan 1434 H datang sebentar lagi. Dalam mere-charge iman jamaah untuk menghadapi bulan mulia ini, MAS bekerjasama dengan FORKOMAS menyelenggarakan Kajian Dhuha (23/6). Kajian yang dihadiri oleh 400 jamaah ini bertempat di ruang Muzdalifah MAS. Bertindak sebagai pembicara dalah Drs. H. M. Roziqi, MM (Direktur Imarah MAS). Materi yang dibawakan adalah “Marhaban Yaa Ramadhan”.

“Sekarang ini kita berada di bulan Sya’ban. Inilah masanya kita menanam niat untuk kita meraih segala kelebihan Ramadhan yang dijanjikan Allah. Jika Ramadhan tahun lalu kita lalai sehingga tanpa sadar Ramadhan telah berlalu, maka pada tahun ini kita diberi peluang sekali lagi oleh Allah. Maka janganlah sia-siakan peluang kali ini kerana mungkin inilah Ramadhan terakhir buat kita. Mati datang tidak tentu. Oleh itu, hendaklah kita sentiasa bersiap. Raihlah peluang semasa hayat masih ada ini supaya di akhirat kita tidak menyesal dengan penyesalan yang tidak ada gunanya lagi,” jelas Roziqi.

Ada 4 hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi Ramadhan, yakni dengan banyak berpuasa dalam bulan Sya’ban, mengulangkaji ilmu tentang puasa, membaca kembali hadis-hadis Nabi s.a.w. tentang fadhilat (kelebihan) puasa dan bulan Ramadhan, mengetahui amalan-amalan utama dan besar pahalanya di bulan Ramadhan.

“Diantara amalan yang besaar pahalanya di bulan Ramadhan adalah bersahur, memperbanyak tadarrus Alqur’an, banyak bersedekah, beri’tikaf, menghidupkan malam-malam di bulan ramadhan dengan shalat tarawih, shalat tahajjud, dsb, , melakukan umroh sunnah bagi yang mampu, menggiatkan ibadah di sepuluh malam terakhir, bersegera berbuka dan tidak berlebihan. Semoga kita diampuni dosa-dosa setelahRamadhan berlalu dan bertambah taqwa kita kepada Allah Swt,” kata Roziqi menutup taushiyahnya.(fitri)


[no: 127]

Entrepreneur Muda Sukses, Kreatif, dan Sholih bersama KAI Remas Al-Akbar



Untuk memotivasi anak-anak muda dalam berwirausaha, Remas Al Akbar bekerjasama dengan JPRMI (Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia) mengadakan acara KAI (Kajian Arek Islam) yang bertema Entrepreneur Muda Sukses, Kreatif, dan Sholih (16/6).

Acara yang dihadiri 200 peserta ini bertempat di ruang Yasmin MAS pada pukul 08.00 Wib. Sebagai pembicara pada acara ini adalah Ustd.Wawan (pebisnis yoghurt). Judul materi yang dibawakan Berkarier atau Berbisnis. Pembicara kedua yakni Ustd. Yasir Salim (Pemilik usaha Lawang Agung). Ust Wawan mengemukakan tiga point tentang arti bisnis, diantaranya bisnis adalah kemampuan menjalani hidup sesuai keinginan, melakukan apa yang paling dinikmati, dan dikelilingi oleh orang-orang yang disenangi dan dihormati.

“Dr. John C, Maxwell mengatakan, First of all, success, is knowing our purpose in life. Terdapat 6 rahasia untuk menjadi wirausahawan sukses, yakni memperlakukan customer seperti emas, Selalu mengukur pencapaian, Harus mengetahui dan memahami produk, Berhati-hati mengontrol margin harga, Mengembangkan talenta team, Berindak cepat dan siap gagal,” jelas Wawan.

Sedangkan Ustd. Yasir Salim mengatakan ada sepuluh langkah untuk memulai usaha,” Realistis, Isvestasikan keuangan dengan tepat, perbudak diri sendiri (kerja keras), hargai waktu, rekrut karyawan dengan baik, jual kelebihan dan bukan harganya, ketahui angka dasar (kebutuhan awal untuk menjalani usaha), menggunakan teknologi baru, memperlakukan vendor dengan baik, serta berusahalah menjadi yang terbaik,” kata Yasir Salim.

“Pengusaha itu harus punya mimpi. Berani bermimpi. Dan mulailah action!,” pungkas Yasir Salim. (fitri)


[no: 126]

Kunjungan Masjid Al Hikmah Lamongan ke MAS



Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) selalu menjadi rujukan dalam pengelolaan masjid-masjid besar di seluruh Indonesia. Mulai dari kegiatan ibadah dan da’wah, pengelolaan karyawan, perawatan tempat-tempat ibadah, kegiatan kajian, pengelolaan serta keuangan Masjid. Oleh karena itu Masjid Al Hikmah Lamongan mengadakan study banding ke MAS (15/6).

Rombongan datang sebanyak 11 orang. Mereka disambut oleh Wakil direktur MAS, Ir. H. Moh Djaelani, MM, Kabag Kajian dan Diklat, H. M. Abd Choliq Idris, S. Ag, serta staff MAS lainnya. Dalam kesempatan ini wadirut MAS menjelaskan tentang sejarah masjid, visi dan misi serta program ibadah dan da’wah, sedangkan kabag Kajian dan Diklat menjelaskan mengenai kajian-kajian yang diadakan MAS dan juga pelatihan untuk pengurus masjid-masjid lainnya, seperti pelatihan imam dan muadzin, Diklat guru TPQ metode Tilawati, dll.

“Tujuan kami kesini adalah untuk mempererat silaturrahim dan juga study banding mengenai manajemen di MAS. Terus terang kami harus belajar banyak dari Masjid Al Akbar ini, karena masih banyak kekurangan di Masjid kami, Al Hikmah. Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan pengetahuan yang diberikan. Mudah-mudahan hubungan silaturrahim ini berlanjut terus sebagai ukhuwah Islamiyah,” kata H. Dahlan selaku ketua Takmir Al Hikmah. (fitri)


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]