Detil Berita
 

[no: 222]

Kelompok Bermain MAS : Lomba KOKORU



Dalam rangka memperingati hari pahlawan, HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Anak Usia Dini) Kecamatan Jambangan mengadakan lomba kreasi kertas kokoru Bunda dan Ananda. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 November 2016 bertempat di Royal Plaza. Kegiatan ini diikuti oleh 13 lembaga Kelompok Bermain di sekitar Kecamatan Jambangan. Kelompok Bermain Masjid Al-Akbar Surabaya tidak kalah menunjukkan eksistensisnya dengan mengikuti kegiatan ini, peserta yang mengikuti lomba sebanyak 64 siswa. Tujuan kegiatan ini selain untuk menyemarakkan hari pahlawan, tentunya bertujuan untuk menumbuhkan rasa kompetitif pada anak-anak, kerja sama antara anak dan orang tua, dan menumbuhkan jiwa kreativitas.

Pada lomba kali ini Kelompok Masjid Al-Akbar Surabaya meraih dua pemenang sebagai kategori Ter-Favorit yang diraih oleh Ananda Fachry dari Kelas Asy-Syifa, dan kategori Ter-Nasionalis (tema nasionalis) yang diraih oleh Ananda Khalila Alimah dari Kelas Al-Majid. Semoga ditahun yang akan datang Kelompok Bermain Masjid Al-Akbar Surabaya dapat lebih baik lagi dan meningkatkan prestasinya. (Desty Dina Daniar)


[no: 221]

MI Masjid Al Akbar: Semangat Heroik di Hari Pahlawan



Di bulan November bangsa Indonesia mempunyai hari yang sangat spesial, yaitu hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10. Untuk memperingati jasa Pahlawan, murid-murid MI Masjid Al Akbar Surabaya diwajibkan untuk mengenakan baju layaknya seorang Pahlawan. Ada yang memakai baju Tentara Nasional Indonesia, Pahlawan Veteran, Polisi, Dokter, Bu Guru bahkan ada yang berdandan seperti Pangeran Diponegoro.

Acara pada hari itu dimulai dengan mengheningkan cipta, agar kita bisa mengingat jasa-jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan Indonesia hingga merdeka. Lalu dilanjutkan dengan Sholat Dhuha dan mengaji seperti biasa. Selepas istirahat dimulailah teatrikal Sepuluh November, ustadz dan ustadzah berperan layaknya rakyat Surabaya yang sedang berperang melawan pasukan Belanda. Dan Acara puncaknya adalah Cooking Class. Ustadzah Erwin mengajarkan bagaimana cara membuat salad buah yang lezat. Para murid pun dapat menikmati salad yang telah dibuat oleh para ustad dan ustadzah. Di acara ini juga diumumkan siapa saja yang mengenakan kostum yang terbaik dari tiap-tiap kelas yang ada. (Qois)


[no: 220]

Kajian Arek Islam ; Satu Jodoh Dua Istikharah



Remaja Masjid Al-Akbar Surabaya – KAI (Kajian Arek Islam) program unggulan syiar untuk mengadakan kajian yang terbuka untuk umum yang diadakan setiap bulan di ahad ke-3. Jika pada bulan yang lalu September 2016 mengangkat tema “jejak pemuda pemilik kunci surga” kini pada episode Oktober 2016 Remaja Masjid Nasional Al-Akbar mengangkat tema “Satu Jodoh Dua Istikharah” dengan konsep talkshow materi disampaikan oleh penulis novelnya sendiri yaitu Ma’mum Affany. Berlangsung di ruang Musdalifah Masjid Al-Akbar Surabaya, ustadz Ma’mum Affany menceritakan isi novel yang beliau tulis dengan menjawab pertanyaan moderator Ibrahim. Peserta dari berbagai kalangan yang berdomisili di sekitar Surabaya dan Sidoarjo mendatangi kajian jam 08.00 (16/10) untuk regristasi peserta. Acara dibuka oleh MC Dina dan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Quran dilanjutkan sambutan oleh ketua remaja masjid.

Tepat pukul 09.00 acara dimulai tak hanya menghadirkan penulis yang membawakan materi persoalan jodoh, Remaja Masjid Al-Akbar Surabaya juga menghadirkan dua pasangan muda yaitu Akhi Aris - Ukhti Silla & Akhi Zakia – Ukhti Arian. Sebagai bintang tamu, dua pasangan muda yang bertemu di jalan dakwah ini menampaikan pengalaman hidup dan beberapa tips bagi para peserta yang di dominasi dengan kaum hawa bahwasannya ketika seorang akhwat yang sudah siap dan memiliki keinginan untuk menikah segera sampaikan kepada walinya, begitu tungkas Ukhti Arian aktivis dakwah pemuda.

Acara berlanjut tepat pukul 09.30 WIB Ustadz Ma’mum Affany di depan para peserta menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh moderator. Tak berbeda dengan sesi bintang tamu, peserta dan pembicara masih tetap bersemangat membahas pesoalan jodoh.”Dua orang beristikharah di tempat yang berbeda doa mereka bertemu satu di langit itulah maksud dari novel ini,” ungkap salah satu peserta di tengah kajian berlangsung. Penulis buku : Adzan Subuh Menghemoas Cinta, Kehormatan di Balik Kerudung, 29 Juz Harga Wanita, Satu Wasiat Istri Untuk Lelaki, Cemburu di Hati Penjara Suci, Doa Anak Jalanan, Kekasihku Kekasih Ibuku, Resep Ajaib Menulis Novel, Catatan Muslimah Sebelum Menikah dan Satu Jodoh Dua Istikharah ini.menutup talkshow dengan kesimpulan ketulusan istikharah harus dilakukan terus-menerus apabila belum dikabulkan suatu doa mungkin kita yang belum bersungguh-sungguh namun bila sudah sungguh-sungguh tetapi belum ketemu jodohnya, jangan-jangan ada yang belum merestui yaitu orang tua.

Tak lupa di sesi terakir Remaja Masjid Al-Akbar Surabaya membagikan buku Satu Jodoh Dua Istikharah gratis kepada para pemenang challenge yang telah di umumkan di beberapa akun media sosial milik remaja masjid. Acara diakiri dengan foto bersama dengan narasumber dan bintang tamu.

“Kapan remaja masjid mengadakan acara seperti ini lagi? Acaranya berkesan sekali banyak ilmu yang saya dapat pagi ini. Konsep acaranya anak muda banget jadi gak bosen,” ungkap Selia salah satu peserta ketika mengunjungi tempat kewirausahaan remaja masjid al akbar dan bertemu dengan salah satu panitia kemarin (16/10).

*Adwa Azzura #Pemuda_ayo_ke_masjid


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]