Detil Berita
 

[no: 27]

Bakti Sosial HISAMAL



Hari Sabtu, 4 Juni 2011, HISAMAL (Himpunan Santri Masjid Al Akbar) mengadakan kunjungan ke Sidoarjo dan Gresik. Kunjungan ini dalam rangka Bakti Sosial ke berbagai panti asuhan dan pondok pesantren anak terlantar.

Santri yang mengikuti Bakti Sosial adalah 42 orang, yang terdiri dari Ustadz M.Abd Choliq Idris sebagai Pembina Hisamal, Bapak Ir. Isnain Subagjo sebagai ketua Hisamal, Ny Tuti Endro sebagai Wakil, Ny Yati Ibrahim sebagai Sekretaris, Ny Inne Sudiono sebagai Bendahara, Ny Ning Besar Priyadi sebagai Wakil Bendahara, dan Koordinator dari masing-masing kelas, yaitu kelas Tafsir, Hadits, Bahasa Arab, Tafsir, Fiqh, AlQur’an, serta santri-santri yang berminat ikut bakti sosial. Rombongan naik bus yang bertolak dari MAS.

Tujuan pertama adalah ke pondok pesantren anak terlantar ‘Millinium’. Pondok ini berbentuk padepokan yang dipenuhi oleh anak-anak terlantar. Pondok dan Panti Millinium di bawah pimpinan KH Muhammad, terletak di Jl Raya Tenggulunan Sidoarjo. Anak asuh berjumlah 185 anak, terdiri dari 100 usia sekolah, 85 batita (bawah tiga tahun). Sebagian anak asuh menempuh pendidikan di dalam lingkungan pondok dari tingkat Paud sampai dengan madrasah Aliyah. Dalam hal ini Hisamal memberikan baju layak pakai, makanan dan sejumlah uang.

Tujuan selanjutnya adalah di SLB (Sekolah Luar Biasa) Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Sekolah ini berdiri 3 maret 1982 atas prakarsa ibu Nur Happy. Terdiri dari SLB AB (tuna netra dan tuna rungu) dengan Kepsek ibu Masrurah Afnan, S.Pd, kemudian ada SLB C (tuna Grahita) dengan Kepsek Bpk Zaenal Mustofa S.Pd. Jumlah murid SLB 130 anak, guru 35 orang, TU (Tata Usaha) 2 orang, pesuruh 1 orang. SLB Kemala Bhayangkari Gresik ini di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari cabang Gresik dengan ketuanya ibu Riyana Jakub Prajogo. Bapak Kapolres Gresik selaku Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari cabang Gresik yaitu AKBP Drs Jakub Prajogo S.IK, M.Si. Alamat sekolah Jl Raya Randuagung Kebomas Gresik .

Disana, rombogan disambut dengan puisi yang dibaca oleh salah satu siswa dengan judul “Selamat Datang”. Begitu syahdu sehingga membuat santri Hisamal merasa terharu. Juga dihibur oleh nyanyian siswa-siswa SLB tuna rungu dan tuna netra, dengan pemain organ dari siswa tuna Grahita. Siswa tersebut telah memenangkan lomba menyanyi dan juga telah menerbitkan CD album yang diberikan kepada Hisamal sebagai kenang-kenangan. Dalam hal ini Hisamal telah menyumbangkan pakaian layak pakai, makanan dan sejumlah uang.

Pada minggu selanjutnya, Sabtu 11 juni 2011, Hisamal kembali melakukan kunjungan Bakti Sosial ke pondok pesantren SPMAA (Sumber Pendidikan Mental Agama Allah) Lamongan. SPMAA ini didirikan oleh Bapa Guru M.A Muchtar di desa Turi Lamongan. SPMAA ini terdiri dari POS MOS (Pesantren Open Source –Madrasah Open Source), PA (Panti Asuhan) Pancasila, PW (Panti Werdha) Mental Kasih, Pengawal (Pusat Perlindungan Anak, Wanita, dan Lansia), Santana (Santri Tanggap Bencana), TPU (Tenaga Penyayang Umat), Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren).

Di sana, rombongan diajak berkeliling pondok pesantren. Mulai dari tempat biogas sampai tempat usaha berbahan dasar kayu yang dikelola oleh santri pondok. Dari tempat pengolahan pupuk kompos sampai berbagai macam jenis tanaman yang ditanam santri untuk diambil manfaatnya (misalnya tanaman rosela). Kemudian mengunjungi tambak, penginapan untuk tamu yang berkunjung ke pondok, rumah unik yang terbuat dari bambu untuk keluarga pendiri pondok, dan tempat penampungan wanita-wanita korban KDRT. HIsamal memberikan bantuan berupa makanan, pakaian layak pakai dan sejulah uang.


[no: 26]

Kursus CATIN bersama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya



Untuk mengantisipasi semakin meningkatnya kasus perceraian yang terjadi akhir-akhir ini, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) mengadakan kursus CATIN (Calon Pengantin) (4-5/6) angkatan ke-2. Kursus yang diadakan di ruang Abu Bakar lantai dasar MAS ini diperuntukkan bagi pasangan yang akan menikah maupun pasangan yang berencana akan memasuki jenjang pernikahan, dan atau pasangan yang sudah menikah sekalipun.

Diantara materi yang diangkat kursus berdurasi dua hari ini adalah Tata Cara dan Prosedur Pernikahan Menurut Peraturan Perundang-undangan yang Berlaku, Manajemen Keluarga Sakinah, Mencegah Konflik Rumah Tangga dengan Memenuhi Hak dan Kewajiban Suami Istri, Kesehatan Reproduksi Menunjang Keluarga Sakinah, Psikologi Perkawinan, Pembiasaan Akhlaqul Karimah Mempertahankan Keluarga Bahagia. Sedangkan pemateri diantaranya adalah Drs Nur Hasan, Drs H Endro Siswantoro, M.Si, Drs H M Ichsan Jusuf, SH, M.HUM, dr Kartika, SR, dan DR Hj Hasniah Hasan, M.Si.

Acara ini dihadiri oleh 7 pasangan calon pengantin dan juga 3 ibu-ibu muslimah yang telah menikah. Dibuka oleh Wadirut MAS, Ir H Moh Djaelani, MM yang mewakili direksi dan juga DR Hj Hasniah Hasan, M.Si, yang lebih akrab disapa bunda, sebagai Kepala Bagian Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan MAS.

“Semoga kursus ini mampu memberikan dampak positif bagi rumah tangga sehingga menuju sakinah, mawaddah, wa rahmah,” tutur Bunda menutup sambutannya.


[no: 25]

LEADERSHIP TRAINING ala REMAS AL-AKBAR



Dalam rangka memotivasi pengurus dan anggota, Remaja Masjid Nasional Al Akbar (MAS) mengadakan Up Grading berupa Leadership Training (22/5). Bertepatan dengan hari kebangkitan di Bulan Mei, maka tema training adalah “Bangkit Menjadi Pemuda Hebat, Pemuda Yang Cinta Akan Tuhannya”.

Tujuan diadakannya Leadership Training ini adalah untuk menginspirasi remaja untuk bersikap sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW waktu masih muda, sehingga mereka lebih mengerti apa dan bagaimana kewajiban yang harus dilaksanakannya. Selain itu kegiatan ini diadakan untuk memotivasi pengurus dan semua anggota Remaja Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya agar mempunyai jiwa kepemimpinan dan semangat untuk terus berkembang memakmurkan masjid, khususnya Masjid Nasional Al-Akbar yang kita cintai.

Bertempat di Ruang Aisyah Lantai dasar MAS, sekitar 85 peserta mengikuti sesi demi sesi materi dengan antusias. Materi dan simulasi, serta game –game menarik menghiasi tiap sesi sehingga peserta terhindar dari bosan, apalagi mengantuk. Karena setip peserta dituntut aktif dalam setiap sesi yang dibawakan trainer. Bertindak sebagai trainer adalah Marzuki Imron, ST, dari program LK ESQ Jatim, seorang trainer muda yang sudah malang melintang di dunia kepelatihan di beberapa sekolah dan universitas di Surabaya. Gayanya yang kocak dan enerjik menyulut antusiasme semua peserta untuk tidak melewatkan sesi demi sesi acara yang digelar.


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]