Detil Berita
 

[no: 24]

Total Training Al Fatihah Bersama Q-Sukses



Dalam rangka mensosialisasikan 7 kunci sukses berbasis Al Fatihah, SAS FM dan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) bekerjasama dengan Q-Sukses mengadakan acara Total Training Al Fatihah (21/5). Acara yang berlangsung di Ruang Aisyah lantai dasar MAS ini dihadiri oleh lebih dari 30 peserta dari kalangan remaja SMU, remaja masjid, mahasiswa, serta karyawan dari perusahaan swasta.

Trainer pelatihan ini adalah Heru SS beserta tim Q-Sukses. Dalam materinya, diantaranya mengetengahkan tujuan hidup yang jelas, bagaimana mempertahankan visi dan misi yang telah dibuat agar orang lain tiidak merampasnya, serta memotivasi peserta dalam menanamkan semangat ‘bisa’ dalam melakukan segala tujuan yang telah ditetapkan. Simulasi yang dipraktekkan adalah bagaimana mematahkan pensil kayu dengan jari telunjuk, menggenggam kertas yang telah ditulis visi dan misi dengan erat sehingga peserta lain tidak bisa merampasnya.

“Semangat BISA harus kita tanamkan pada diri sehingga tidak ada yang mustahil dalam menggapai visi dan misi hidup kita,” Ujar Heru SS di sela-sela materi yang dibawakannya


[no: 23]

Pelatihan Thibbun Nabawi MAS



Untuk memasyarakatkan pengobatan ala Rasulullah, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) mengadakan Pelatihan Thibbun Nabawi (21-22/5). Pelatihan yang bertempat di Ruang Abu Bakar (lantai dasar MAS) ini diikuti oleh 26 peserta laki-laki dan perempuan.

Diantara pemateri yang mengisi pelatihan ini adalah Prof DR H M Roem Rowi, MA dengan materi Thibbun Nabawi dalam perspektif AlQur’an dan As Sunnah. Bapak Supriyono dari ABI (Asosiasi Bekam Indonesia) dengan materi Selayang Pandang tentang Pengobatan Bekam. Ustad M. Fadli yang membawakan materi Titik-titik Bekam, dan Ustadz Yani sebagai pemandu praktek Bekam.

Hari pertama merupakan materi Seputar Thibbun Nabawi dan Bekam, kemudian hari ke-2 adalah praktek bekam untuk peserta. Untuk peserta laki-laki dan perempuan dipisah ruangannya dalam mempraktekkan bekam. Untuk alat-alat bekam, sebagian ada yang membawa alat sendiri dan sebagian yang lain membeli di tempat pelatihan berlangsung.

Ustadz M Abd Choliq Idris, S.Ag selaku Kabag Kajian dan Diklat MAS mengatakan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk menunjukkan bahwa dalam Islam telah ada petunjuk mengenai bagaimana teknik pengobatan yang sesuai dengan syari’at Islam. “Alhamdulillah respon peserta dalam pelatihan ini sangat baik, kebanyakan peserta meminta supaya memperpanjang waktu praktek bekam. Yang terpenting adalah bahwa peserta setelah mengikuti praktek dan bakti sosial untuk menerapkan dan mempraktekkan ilmu bekam yang telah didapat, akan mendapat sertifikat, yang nantinya akan dipakai untuk mengurus ijin di dinas kesehatan,” Ujar Choliq Idris.


[no: 22]

Pelatihan Pengelola Panti Asuhan bersama YDSF



Yayasan dana sosial al Falah (YDSF), pada Sabtu 21 Mei 2011 lalu, mengadakan Pelatihan Pengelola Panti Asuhan se-Jawa Timur. Acara yang bertempat di gedung Al Marwah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) ini mengundang Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan juga Direktur MAS Drs H Endro Siswantoro, M.Si.

Ditemui dalam acara tersebut, Bapak Anam selaku Penanggung Jawab acara menjelaskan bahwa tujuan acara ini adalah meningkatkan kualitas pengelola panti asuhan di Jatim, karena banyak pengelola yang dalam hal pengelolaannya kurang baik, main-main, padahal ada anak-anak yatim yang ada dalam amanah yayasan yang bersangkutan. Di sana ada hak-hak anak yatim yang harus ditunaikan. Dan itu harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Tahun ini adalah yang perdana untuk acara ini, yang kita gandeng sekarang adalah panti-panti asuhan di bawah asuhan Muhammadiyah. Tahun depan insyaallah kami gandeng dengan lainnya. Dengan sapa saja kita terbuka. Karena muhammadiyah kemarin berinisiatif untuk mengajukan diri sebagai peserta. Dan nantinya akan kita sosialisasikan lebih luas lagi ke supaya panti asuhan dari NU maupun Muhammadiyah, atau dari mana saja dapat bergabung di acara yang sama tahun depan,” Ujar Anam. Sebanyak 124 peserta dari panti asuhan yang datang dalam acara ini. Satu panti asuhan diwakili oleh 5 pengantar termasuk pengelolanya. Dipandu oleh Bagus Sanyoto dalam mengisi materi pelatihan, peserta sangat antusias mengikuti berbagai simulasi dan uji psikologi sebagai pengelola panti asuhan.

“Anak yatim adalah bagian dari peran pemerintah juga, kita undang Gus Ipul sebagai perwakilan, yang juga mendengar dan melihat bahwa panti asuhan di jatim perlu diberi tempat yang laik dan pendanaan serta kualitas pengelola juga perlu ditingkatkan, maka dari itu program ini perlu diadakan secara kontinu,“ Pungkas Anam.


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]