Detil Berita
 

[no: 21]

Kenikmatan Beribadah dalam Keluarga pada Kajian Rutin Muslimah



Sabtu (14/5) Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) kembali mengadakan kajian rutin muslimah. Bertempat di ruang Abu Bakar, lantai dasar MAS, kajian ini dihadiri oleh ibu-ibu muslimah dari majelis taklim di Surabaya. Pada kesempatan kali ini, hadir sebagai pembicara adalah Ustadz Drs. Arif Jamaluddin dengan tema yang diusung yaitu Kenikmatan Beribadah dalam Keluarga.

Ibu-ibu muslimah begitu antusias dengan paparan yang dibawakan ustadz yang satu ini. Dengan gaya kocaknya, seakan memberikan gambaran realistis atas segala kemungkinan kejadian yang ada dalam keluarga. Materi disampaikan begitu halus sehingga tak terasa dapat menelusup di dalam hati peserta. Peserta juga aktif bertanya ketika materi yang disampaikan kurang difahami atau berdiskusi tentang study kasus di keluarga yang belum dapat dipecahkan oleh mereka.

Dalam kesempatan ini pula, Kepala Bagian Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan MAS, DR. Hj Hasniah Hasan. M.Si, menyerahkan bingkisan untuk keluarga dengan balita gizi buruk, diantaranya paket multivitamin, susu, dan juga biskuit. Diserahkan juga sample makanan empat sehat lima sempurna supaya keluarga yang menerima bantuan dapat menyediakan makanan sehat dengan menu yang tidak meninggalkan kecukupan gizi anak.

“Kami berharap semoga bantuan ini berkah. Semoga balita menjadi sehat dan menjadi berkualitas pertumbuhannya. Kesehatan datangnya dari Allah, kita sebagai orang tua wajib mengusahakan bagaimana caranya supaya balita kita sehat dan kuat,” Ujar DR. Hj Hasniah Hasan. M.Si menutup acara.


[no: 20]

Silaturrahim Singkat Gus Ipul di MAS



Hari Jumat (13/5) Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) kedatangan Wagub Jatim Saifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul. Kedatangan beliau adalah untuk mewakili Gubernur Jatim, Pakde Karwo, untuk silaturrahim singkat ke masjid-masjid di Jawa Timur.

Bertindak sebagai khatib Shalat Jumat saat itu adalah Prof. DR. H.M. Ali Aziz, M.Ag dengan tema : Cuci Otak, dikatakan Gus Ipul, sesuai dengan fenomena yang terjadi sekarang ini. Banyak masyarakat terjebak oleh gerakan NII (Negara Islam Indonesia) yang meresahkan masyarakat. “Tema Cuci Otak pada khutbah hari ini sangat singkron dengan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Oleh karena itu senantiasalah berguru pada ulama, Karena ulama adalah pewaris para nabi. Karena ulama menjaga apa-apa yang telah diajarkan rasulullah. Supaya hidup dapat memahami agama dengan benar.” Ujarnya.

Usai shalat Jumat, Gus Ipul memberikan sedikit sambutan kepada jamaah. Tujuan silaturrahim singkat oleh Gus Ipul ini diantaranya untuk mencari berkah hari Jumat dan shalat Jumat, serta mohon doa agar pejabat pemerintah selalu istiqomah. ”Dalam rangka mencari berkahnya hari Jumat dan Shalat Jumat, Pemprov Jatim mengagendakan untuk keliling dari masjid ke masjid setiap Jumatnya, dan kebetulan sekarang agendanya adalah silaturrahim ke Masjid Al Akbar. Kami juga mohon doa jamaah untuk orang-orang yang menjabat di dalam pemerintahan supaya selalu istiqomah dalam menjalankan tugas dan amanah yang diemban.” Jelas Gus Ipul menutup sambutan.(*)


[no: 19]

Kajian Muslimah MAS



Kemajuan zaman dan teknologi yang semakin canggih berdampak positif dan negatif bagi perkembangan anak. Orang tua harus waspada sekaligus memberi arahan terhadap anak yang nantinya akan menjadi penerus bangsa. Untuk itu Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) menggelar tema “ Anak Sebagai Mitra Keluarga Sakinah” pada kajian muslimah hari Sabtu (16/4). >Kajian yang bertempat di ruang Aisyah lantai dasar MAS ini dibawakan oleh DR Hj Hasniah Hasan, M.Si. Beliau adalah Kepala Bagian Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan di MAS. Diikuti oleh lebih dari 70 peserta, kajian ini membawa pencerahan tersendiri bagi para ibu-ibu muslimah yang hadir dalam hal mendidik anak secara benar di era global. Materi yang disampaikan meliputi pola pendidikan anak, doa untuk anak, mendidik anak sejak di dalam kandungan, dan doa untuk kesuksesan anak.

“Kajian muslimah ini sangat baik untuk ibu-ibu muslimah dalam hal mendidik anak secara baik guna mempersiapkan mereka sebagai penerus bangsa,” ujar DR Hj Hasniah Hasan, M.Si.


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]