Detil Berita
 

[no: 18]

Pengelola Ma’had Ali MAS Kunjungi Tazkia



Al'mu'minu lil mu'min kalbunyaani yasyuddu ba'duhu ba'dho yang artinya Seorang Mu'min dengan Mu'min yang lain seperti sebuah bangunan yang saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya(HR. Bukhori, Muslim dan Ahmad). Hadist inilah yang menjadi semangat utama para pengurus Ma'had Ali dari Masjid Nasional Akbar Surabaya yaitu Drs. H Kasno Sudaryanto, M.Ag selaku Pembina Ma'had Ali, Prof DR H M Roem Rowi, MA selaku Mudir Ma'had Ali, dan Drs. Ec A. Chanan, MM selaku Sekretaris Mudir Ma'had Ali bersilaturahim ke Tazkia pada Rabu (30/03/2011). Disambut oleh Managemen Tazkia yaitu Murniati Mukhlisin selaku Pembantu Ketua 2 bidang Humas dan Administrasi, dan Tim Humas Tazkia di kampus Andalusia, Sentul City.

Roem Rowi mengatakan selain untuk bersilaturahim dengan Manajemen STEI Tazkia. Tujuan kedatangan mereka adalah untuk bersinergi dalam rencana membuka prodi Ekonomi Islam di Ma'had 'Ali Surabaya. Kasno juga menambahkan Perkembangan yang cepat dari industri keuangan dan perbankan syariah saat ini membutuhkan Sumber Daya Insani (SDI) profesional dan berkualitas yang mampu mengetahui tidak hanya tataran konseptual tetapi juga pada tataran praktis tentang ekonomi keuangan Islam tersebut. Kebutuhan akan Sumber Daya Insani tersebut, sampai saat ini belum diimbangi dengan supply SDI yang memadai, terutama untuk daerah Jawa Timur. Alasan ketertarikan mereka ingin bersinergi dengan STEI Tazkia terutama dengan menjadikan Tazkia sebagai Technical Assistance untuk mereka karena STEI Tazkia adalah Sekolah Tinggi Ekonomi Islam pertama di Indonesia, yang menjadi leading institution bagi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam lainnya di Indonesia.

Murniati yang menyambut baik keinginan kerjasama yang pihak MAS tawarkan mengatakan bahwa Tazkia bersedia membantu pendirian prodi Ekonomi Islam dalam bentuk konten kurikulum, logo, dan pelatihan Ekonomi Islam untuk calon-calon dosen Ma'had Ali Surabaya, dan menginginkan pihak Ma'had Ali mengirimkan putra daerahnya dan memberikan beasiswa untuk kuliah di STEI Tazkia dengan ikatan dinas sebagai kader penerus dosen Ekonomi Islam di Ma'had Ali Surabaya. Rapatpun dilanjutkan di kantor Tazkia Soepomo, Tebet Jakarta dan silaturahim dengan Ketua STEI Tazkia Muhammad Syafii Antonio, Luqyan Tamanni selaku Direktur Batasa Tazkia Consulting, Andi Ikhsan Arkam selaku Ketua Tazkia Micro Finance, Mukhamad Yasid selaku Wakil Ketua STEI Tazkia. Semoga dengan kunjungan dan niat baik para pengelola Ma'had Ali Masjid Nasional Akbar Surabaya dalam mengembangkan Ekonomi Islam kotanya dapat menjadi semangat untuk daerah-daerah lainnya untuk membumikan Ekonomi Islam di Tanah Air ini dan menghilangkan praktek Ekonomi Kapitalis/ Ribawi.


[no: 17]

Semarak Festival Maulid 1432 H



Kegiatan Festival Maulid Nabi (FMN) 1432 H di Masjid Nasional AL Akbar Surabaya (MAS) telah berlalu. Serangkaian kegiatan yang bertema ”Teladani Rasulullah, Jalin Ukhuwah Menuju Baldatun Thoyibatun wa Rabbun Ghafur” menjadikan masjid yang menjadi icon Jawa Timur ini makin dekat dengan masyarakat. Kegiatan FMN yang berlangsung mulai 20-27 Maret 2011 ini diawali dengan Training Remaja (20/3). Training yang menghadirkan trainer trustco Chudzil Khidmat, SPdI diikuti oleh kalangan remaja masjid sekitar MAS dan juga siswa siswi dari SMP dan SMU se-Surabaya. Lomba hafalan Juz Amma dan Lomba mewarai (21/3) masing-masing diikuti oleh siswa siswi tingkat SD/MI dan TK/RA dari Surabaya dan Sidoarjo.

Bazaar Multi Produk dan Kerajinan Islami berlangsung mulai 23-27 Maret 2011 di halaman Timur MAS menghadirkan aneka kuliner, buku, dan juga kerajinan dari berbagai UKM yang ada di Jawa Timur. Pembukaan Festival Maulid (23/3) oleh Gubernur Jatim menyemarakkan kegiatan pemasangan KB susuk, pengobatan gratis, dan pembagian sembako, serta ngaji internet yang berlangsung pada hari yang sama. Kegiatan dilanjutkan pada malam hari Pk.19.00 WIB digelar lomba hadrah Al Banjari di panggung utama FMN.

Ngaji internet yang berlangsung 23-27 Maret menghadirkan narasumber yang berbeda setiap harinya. Tema Ngaji internet yang mengetengahkan shirah nabawiyah ini diminati oleh siswa siswi SMP dan SMU di Surabaya dan sekitarnya. Sambil ngaji mereka juga dapat mengakses internet yang disediakan fasilitas wifi oleh panitia. Lomba nasyid (24/3) yang berlangsung pada Pk.19.00 WIB menyedot perhatian jamaah untuk menyaksikan grup nasyid favorit mereka. Walaupun diguyur hujan, mereka rela datang menyaksikan perlombaan berlangsung.

Hari Jumat 24 Maret dilangsungkan khataman AlQur’an di ruang utama MAS. Pada hari yang sama juga dilaksanakan Karnaval RA/TK se-kota Surabaya yang terdiri dari 62 grup. Pembukaan Karnaval oleh Direktur Utama MAS Drs Endro Siswantoro, MSi sedangkan peserta diberangkatkan oleh Kemenag Kota Surabaya Drs. Suwito, M.Si diramaikan oleh drumb band TK Al Wahyu dan Al Furqon. Seminar Peradaban Islam (26/3) menghadirkan Prof DR H Ali Maschan Moesa, M.Si dan Prof DR H Syafiq A Mughni, MA mengetengahkan tema “Islam dalam Lintas Peradaban”. Ruang Aisyah Lantai Dasar MAS penuh oeh jamaah yang dating dari berbagai profesi, dari mahasiswa sampai dosen, dari karyawan sampai ibu rumah tangga. Lomba fashion busana muslim anak dan da’i cilik digelar pada hari yang sama ba’da isya di panggung utama FMN.

Jalan sehat da’wah (JSD) berhadiah umroh dilaksanakan Ahad, 27 Maret. Bersamaan dengan itu dilaksanakan juga khitanan massal anak-anak SD/MI dan kegiatan FMN ini ditutup oleh pengajian umum Pk.19.00 WIB yang menghadirkan KH Imam Hambali dan Ustadz Rifa’i Hatara. Acara ini juga dimeriahkan oleh pemenang lomba nasyid dan hadrah Al Banjari serta pembagian hadiah kepada pemenang tiap-tiap lomba.


[no: 16]

Kesehatan Wanita bersama dr Rita Sp, RM



Kesehatan wanita dalam membina rumah tangga amat penting demi kelancaran menjalani kehidupan bersama keluarga. Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) mengangkat topik “Kesehatan Wanita dalam Perspektif Islam” dr Rita Sp, RM dalam kajian Rutin Muslimah (19/3). Dihadiri oleh 200 orang peserta dari ibu-ibu muslimah gabungan majlis ta’lim sekitar MAS, kajian muslimah ini memberi tips kesehatan yang kadangkala dilupakan oleh muslimah kebanyakan.

Kajian yang bertempat di ruang Aisyah lantai dasar MAS membawa kesan tersendiri bagi ibu-ibu muslimah yang hadir. Pasalnya pemateri memperagakan cara olah raga yang aman dan sehat untuk muslimah, gerakan-gerakan yang dianjurkan dalam melatih otot kewanitaan, kebersihan diri dan lingkungan, serta merawat organ intim wanita.

Kesehatan sangat berkaitan dengan kelancaran beribadah. “Ibu-ibu harus disuguhi bervariasi materi, antusias peserta terlihat karena kesehatan wanita merupakan kebutuhan sehari-hari selain beribadah. Dalam hal ini saya melihat pelaksanaan ibadah itu akan lebih efektif jika ditunjang dengan iilmu tentang kesehatan wanita, ” ujar DR Hj Hasniah Hasan, M.Si selaku Kepala Bagian Pembinaan Keluarga dan Kewanitaan di MAS.


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]