Detil Berita
 

[no: 5]

Spirit Try Sutrisno, Ketua Dewan Pendiri MAS



Takmir Masjid Harus Inovatif

H. Try Sutrisno, Mantan wakil presiden yang sekarang menjadi Ketua dewan pendiri dan Pembina Masjid Al Akbar Surabaya hari ini (3/12) mengunjungi MAS untuk melaksanakan Shalat Jum’at. Beliau beserta rombongan tiba di MAS sebelum Shalat Jumat dimulai. Disambut Direktur Utama MAS, Drs. H. Endro Siswantoro, M.Si didampingi Wakil Direktur Utama MAS, Ir. H. Moh. Djaelani, MM, beliau dan rombongan menuju ruang multazam yang merupakan ruang VIP MAS.

Setelah Shalat Jumat selesai, para jamaah segera menyambut beliau dengan bersalam-salaman di depan Mihrab ruang utama MAS. Kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah di ruang multazam bersama direksi beserta Kabag dan karyawan MAS. Ditemui disela-sela acara tersebut beliau menyampaikan pesannya, “Perkembangan MAS dalam sepuluh tahun terakhir ini sangat bagus. Yang berperan penting adalah takmir (pengelola) masjid. Sebagai pengelola Masjid, kita harus ikhlas dan bersungguh-sungguh. Asmaul husna adalah kuncinya. Al Akbar artinya besar. Artinya kita yang kerdil. Tidak ada yang besar kecuali Allah. Hakikat Ilmu harus diresapi. Saling menghargai antar sesama, tidak sombong, ga gumedhe (besar kepala. Red), yang muda menghormati yang tua, yang tua menyayangi yang muda. Karena penerus masjid nantinya adalah yang generasi muda. Bukan kita yang tua-tua ini. Yang tua hanya bisa memberi masukan dan doa untuk bekal generasi muda mengelola Masjid dengan baik.”

“Harapan saya terhadap masjid ini ke depannya akan menjadi lebih baik lagi, lebih hebat, dan lebih besar dalam syiar Islam. Apalagi sekarang masjid ini ada websitenya, yang dapat diakses oleh jamaah dimanapun, sehingga transfer ilmu agama, berdakwah jadi semakin luas jangkauannya. Ada 11 fungsi masjid, yang selain sebagai tempat ibadah, juga salah satunya adalah untuk syiar Islam. Radio masjid juga saya harap lebih luas lagi jangkauannya, dalam rangka menebar kebaikan dan transfer Ilmu agama. Bismillah, mudah-mudahan ke depannya masjid ini makmur dan sarat akan kegiatan-kegiatan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah,” tambah Try.

“Dalam 10 tahun ini makna yang dapat kita ambil adalah ketauhid-an kita mudah-mudahan tambah tebal. 10 adalah perkalian antara 5 dan 2. Kalau dijumlahkan menjadi 7. Allah menciptakan langit sebanyak 7 lapis. Lalu 5 kali 2 artinya ada angka 5 sebanyak 2. Angka 5 yang pertama adalah rukun Islam, dan angka 5 yang ke-2 adalah ideologi negara kita, Pancasila. Tangan kita juga terdiri dari 5 jari masing-masing kanan dan kiri. Hal ini harus kita resapi. Bahkan suara cicakpun harus kita fikirkan. Karena ciri orang yang beriman& bertakwa adalah memikirkan ayat-ayat kauniyah Allah sehingga menjadi Ilmu,” Pungkas Try. (*)


[no: 4]

Seminar Perbankan Syariah bersama Syaria Banking Institute



Seiring tuntutan perkembangan zaman yang serba syariah, Syaria Banking Institute (SBI) menggelar seminar “Basic Course Perbankan Syariah” (20/11) dengan pembicara Dece Kurniadi, Praktisi Perbankan Syariah Jatim. Seminar yang bertempat di ruang Abu Bakar Masjid Al Akbar ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, karyawan bank, dosen, umum, sampai praktisi perbankan syariah di Surabaya.

Dengan mengusung tema Perbankan Syariah, diharapkan peserta dapat memahami hal-hal yang berhubungan dengan perbankan Syariah. “Mulai dari konsep dasar, bagaimana cara operasionalnya, sampai sumber hukum perbankan Syariah yang kemudian bisa dijalankan di bank-bank Syariah yang mereka (peserta) geluti sekarang ini,” Ungkap Drs. Ahmad Farouq, M.Si, Managing Director SBI di Graha Multiplus, Jl Dharmawangsa 82 A Surabaya.

Seminar dua hari ini akan berlanjut ke seminar yang lebih tinggi, yaitu seminar lanjutan, pendalaman, sampai ke tingkat certivication. Untuk mengikuti seminar lanjutan tidak harus melalui basic seminar terlebih dahulu. “Meskipun langsung ikut ke level certivication tidak masalah jika memang telah memahami konsep dasar perbankan syariah,” tegas Farouq.


[no: 3]

Jamaah MAS Bantu 35 Juta Untuk Korban Bencana



Suasana Shalat Idul Adha di MAS begitu syahdu, dengan alunan suara takbir bersahut-sahutan dari depan mihrab ruang utama MAS. Sejak pukul 05.00 sudah banyak jamaah shalat Id yang berdatangan, baik dari Surabaya maupun luar kota. Mereka langsung duduk berjajar rapi di dalam masjid dan sebagian di halaman. Tak kurang dari 60 ribu orang mengikuti shalat Id di MAS.

Yang bertindak sebagai imam adalah H. Abdul Hamid Abdullah, SH, M Si. Sedangkan Khatib Idul Adha Prof. DR. H. Husein Aziz, MA (Guru Besar Sastra Arab Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya), dengan Tema Nilai ID Bagi Kehidupan Manusia dalam Bermasyarakat dan Berbangsa. Usai rangkaian Shalat Id, penyerahan hewan Qurban dilakukan di halaman selatan MAS. Ada 63 kambing dan 27 sapi yang diserahkan kepada panitia, baik dari masyarakat maupun dari pejabat. Kabag Humas dan Protokoler MAS, Helmy M Noor, mengatakan, diantara pejabat yang menyerahkan hewan Qurban sapi adalah Gubernur Jatim, Soekarwo, atau biasa disebut pak de Karwo, dan Wagub Jatim, Saifullah Yusuf, atau biasa disebut Gus Ipul.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan hewan Qurban penyerahan Hewan Qurban dari Gubernur ke MAS, dari Ketua DPRD Jatim ke Kantor Badan Kontak Purnawirawan Angkatan Laut, dari Pangdam V Brawijaya ke Masjid At-Taqwa Kelurahan Sawunggaling Surabaya, dari Kapolda Jatim ke Yayasan Babussalam Bhayangkara; Griya Bhayangkara Masangan Kulon Sukodono Sidoarjo, dari Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim ke Masjid Baitul Haq KAJATI; Jl. A. Yani No.54-56 Sby, dari Pangarmatim ke Yayasan Panti Asuhan Darul Aytam, Candi Sidoarjo, dari Dan Kodikal ke Masjid Ibadur Rahman, Krembangan, Surabaya, dari Gubernul AAL ke Masjid At-Taqwa, Krembangan, Perak, Sby, dari wakil Gubernur Jawa Timur ke Masjid Islamic Center, Dukuh Kupang Surabaya, dari Sekretaris Daerah Jatim ke Masjid Baitul Hamdi, Jl Pahlawan 110 Sby.

“Banyak makna yang dapat diambil dalam berQurban, yakni pelajaran saling berbagi dengan sesama saudara kita yang kurang mampu, serta meneladani rasa ikhlas yang ditunjukkkan Nabi Ibrahin AS,” Kata Gubernur Soekarwo, usai penyerahan hewan Qurban ke Dirut MAS di halaman MAS seusai Shalat Id, Rabu (17/11).

Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan untuk korban bencana alam dari jamaah MAS melalui Pemerintah provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Direktur Utama MAS, Drs. H. Endro Siswantoro, M.Si yang diterima oleh Pak de Karwo, yaitu bantuan dana sebesar 35 Juta. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kendaraan patroli keamanan dari Bank Jatim kepada MAS.


halaman [0][1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13][14][15][16][17][18][19][20][21][22][23][24][25][26][27][28][29][30][31][32][33][34][35][36][37][38][39][40][41][42][43][44][45][46][47][48][49][50][51][52][53][54][55][56][57][58][59][60][61][62][63][64][65][66][67][68][69][70][71][72][73][74][75][76][77]