Khutbah Jum'at
 

Drs. H. Abdurrahman Nafis, Lc

Penyakit Sosial dalam Sorotan Syariat

01-11-2010 | 08:48:19



Dalam kehidupan sosial masyarakat akan mendapat ketenteraman, ketenangan dan kebahagiaan. Kesejahteraan kemakmuran, dan rizki akan melimpah dari mana-mana, jika masyarakat itu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Karena dengan iman dan taqwa itulah yang akan mendatangkan barakah yang akan turun dari langit, dan barakah yang tumbuh dari bumi. Dan dengan keberkahan Allah itulah, maka kebahagiaan, ketentraman kesejahteraan akan didapatkan. Tetapi sebaliknya, kalau masyarakat di suatu negeri itu durhaka dan ingkar kepada Allah, bahkan mendustakan Allah, maka siap-siap untuk mendapatkan adzab dari Allah SWT. (Al-A’rof : 96)

Untuk itu, korelasi antara iman dan taqwa sangat erat untuk mendapatkan kesejahteraan hidup, kebahagiaan hidup, kemakmuran dan ketentraman. Karena pada hakekatnya hidup itu akan bahagia, kalau terpenuhi dua hal yakni aman dan nyaman. Aman dari gangguan keamaanan, dari hal-hal yang ditakutkan, hal-hal yang tidak diharapkan. Juga nyaman, karena dipenuhinya kebutuhan financial. Allah SWT sudah memberi contoh-contoh kepada kita, kejadian umat-umat terdahulu yang mereka beriman kepada Allah, bertaqwa kepada Allah, kemudian oleh Allah diberi kehidupan yang tenang dan tenteram. Tetapi kemudian mereka lalai dan durhaka kepada Allah, akhirnya Allah memberikan adzab yang pedih kepada mereka. Allah juga menggambarkan dalam surah an Nahl : 112.

Al-Qur’an surah Al Isra’ : 32 Allah menegaskan yang maknanya :. dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. Faahisyah artinya menyebabkan penyakit, kejelekan. Maka munculnya penyakit-penyakit seperti spilis, HIV –AIDS, itu mayoritas akibat dari perzinaan. Di samping itu zina adalah suatu jalan yang buruk. Tetapi, fenomena sekarang perzinaan di mana-mana dengan dalih mencari income. Malah dengan alasan menertibkan mereka, dilegalkan dengan melokalisasinya. padahal yang demikian ini merupakan cara yang tidak baik, jalan yang paling jelek yang ditempuh. Rasulullah SAW bersabda : “Wahai kaum muslimin, hindarilah perzinaan, karena didalam perzinaan itu ada enam macam bahaya, tiga bahaya di dunia dan tiga di akhirat. Akibat perzninaan di dunia pertama, akan menjadikan seorang kehilangan wibawa, kehilangan pamor, dan dia akan mendapatkan rasa malu di hadapan masyarakat. kedua, akan mendapatkan kefakiran, bukan mengentaskan kemiskinan, tetapi akan menyebabkan kemiskinan itu sendiri. ketiga, akan memendekkan umur, karena rentan terkena berbagai penyakit menular. Sedang adzab di akhirat, akan menyulut murka Allah, menjadikan jeleknya timbangan, dan menjadikan kekal di neraka.

Penyakit masyarakat yang mendesak untuk dihempaskan adalah perzinaan. Yang ada sekarang terutama lokalisasi terbesar se Asia tenggara di Surabaya malah dilegalkan dan belum lama ini ada wacana dari Walikota untuk menutup. Saya sebagai dewan majlis fatwa MUI Provinsi Jawa Timur sangat mendukung agar segera ditutup. Kenapa demikian? Karena itu merupakan penyakit masyarakat. Tidak benar kalau yang mereka lakukan akan menambah ekonomi menjadi baik. Dan saya yakin sebagai Walikota perempuan pertama di Surabaya ini dengan hati nuraninya akan segera menutup Lokalisasi Dolly dan antek-anteknya yang mendukung lokalisasit itu karena mendapat jatah bagian. Yang antek-anteknya itu juga ikut memperjuangkan untuk tidak ditutup atau mengulur-ulur waktu dengan dalih harus mempersiapkan jika terjadi masalah-masalah sosial, msalah ekonominya. Juga berdalih kalau tidak dilegalkan seperti itu akan terjadi di pinggir-pinggir jalan dlsb. Padahal secara empiris telah terbukti beberapa tahun ini setiap bulan Ramadhan lokalisasi dan tempat-tempat maksiyat ditutup, dan Alhamdulillah tidak terjadi di jalan-jalan. dan perbuatan maksiyat dapat diminimalisir, karena memang konsisten untuk itu. Menurut berita penghuni WTS di Dolly itu 1050 orang dan 95 % dari luar kota Surabaya. Nah, kalau pemkot ini harus melayani dan menanggung beban moral dan spiritual orang yang bukan warganya, alangkah ruginya. Kalau program ini berhasil, maka merupakan prestasi yang sangat besar, beliau akan menjadi walikota pertama yang berani bertindak tegas untuk memberantas kemungkaran, dan sekaligus walikota pertama yang gagah berani mengentas dan mengangkat derajat wanita. Kami akan menjuluki pahlawan wanita dari Kota Pahlawan.

Saya pernah mendapat cerita peristiwa dilegalkan Dolly sebagai lokalisasi WTS. KH Zakky Ghufron yang saat itu menjadi ketua DPRD Kota Surabaya. Beliau sangat sedih melihat Lokalisasi Dolly yang sekarang semakin besar bahkan terbesar se Asia Tenggara, karena saat itu waktu pengesahan beliau sebagai ketua DPRD. Beliau dipaksa dan diakali oleh walikota saat itu untuk menyetujui UU pengesahan Lokalisasi Dolly. Ceritanya pada saat itu beliau dan fraksinya ngotot tidak setuju. Lalu walikota dan fraksi yang setuju mencari berbagai jalan untuk menjadikan beliau dan fraksinya menyetujui. Berbagai jalan ditempuh mulai menyogok mengintimidasi dll. Hingga pada suatu ketika Fraksi yang menentang itu diberangkatkan umrah oleh seorang konglomerat, mereka tidak menyadari kalau itu juga rekayasa walikota dan kawan-kawannya. Nah, di saat seluruh yang menentang itu di Makkah, maka saat itulah di Surabaya diputuskan untuk disahkan Dolly sebagai tempat lokalisasi yang legal. Beliau sangat bersedih, dia bertanya apakah saya ikut berdosa, karena saya tidak mampu nahi munkar terhadap kejadian saat itu. Beliau menangis dan menangis karena merasa diakali untuk mengesahkan itu. Nah, waktu melegalkan melalui cara-cara itu, maka mungkin walikota sekarang akan menjadi pahlawan wanita yang mengakat derajat wanita dengan menutup Dolly dan antek-anteknya yang mendukung.

Kemaksiyatan mengakibatkan bencana.Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita, atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita, karena kita bangga dengan dosa-dosa. Sekarang bencana di mana-mana di Wasior, Papua, Gunung Merapi, Tsunami di Mentawai Sumatera Barat dll. Secara ilmiyah itu kejadian alam, tetapi alam tidak mungkin ngamuk tanpa perintah Allah yang menciptakan alam ini. Kita sekarang di Surabaya sekarang ini masih tenang, tetapi tidak mungkin kita mendapat adzab dari Allah SWT yang tidak disangka-sangka. Dan kalau sudah adzab itu datang tidak memandang lagi apakah dia itu orang sholeh apa orang tholeh, orang jahat apa orang baik, semua terkena. Mudah-mudahan kita diselamatkan dari segala macam adzab dunia maupun akhirat.

Khutbah sebelumnya :

  • Menjadi Umat yang Terbaik
  • Urgensi Pemurnian Aqidah Dalam Membangun Bangsa
  • Kejujuran Kunci Kesuksesan
  • Menjadi Umat Nabi Muhammad yang Hakiki
  • KERUKUNAN UMAT BERAGAMA, PILAR NEGARA RI
  • Menyelesaikan Perbedaan
  • Mengukur Kadar Keimanan
  • KH Agoes Ali Masyhuri
  • Ukhuwah Demi Muruu’ah (Martabat)
  • Kecerdasan Spiritual
  • Hijrah, Momentum Mempererat Persaudaraan
  • Refleksi 51 Tahun Pemberontakan G-30-S/PKI
  • Urgensi Tauhid dalam Mengangkat Derajat & Martabat Muslimin
  • Kecintaan Sesama, Bukti Cinta Kepada Allah
  • Syukur dan Bahagia
  • Singa dalam Senyap
  • Berteknologi Tanpa Iman
  • Hakekat Pahlawan
  • Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan
  • Menggapai Bahagia, Hubungkan Bumi dengan Langit
  • Kehidupan Dunia Sementara
  • Takabbur dan Tawadhu’
  • Pasar dalam Islam
  • Memberi Tanpa Menyakiti
  • Ramadhan, Bulan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
  • Hakikat Ibadah
  • Meraih Derajat Muttaqiin
  • Merindukan Ramadhan
  • Jihad Akbar Bukan Sembarang Jihad
  • Merajut Ukhuwah Islamiyah
  • Debu Takwa Pembebas Derita
  • Isra’ Mi’raj Momentum Evaluasi Shalat
  • Keutamaan Shadaqah
  • Ikhtiar, Do’a dan Tawakkal
  • Qanaah Bukti Keimanan Seseorang Kepada Allah
  • Mengemban Amanat Agama
  • Ujian, Bukti Cinta Allah kepada Hambanya
  • Menuju Kecintaan Kepada Allah Swt
  • Masa dan Manusia
  • Segera Bertaubat sebelum Terlambat
  • Kesehatan Jasmani dan Rohani
  • Memaafkan dan Mendamaikan
  • Mengungkap Hikmah Shabar
  • Membangun Bangsa dengan Imtaq dan Iptek
  • Meningkatkan Iman Dan Taqwa di Tahun 2016
  • Fadhilah Membahagiakan Orang Lain
  • Bukti Cinta Rasulullah Kepada Umatnya
  • Strategi Umat Islam Menghadapi Tantangan Global
  • Lemah Lembut dan Murah Hati
  • Keserasian Aqidah, Syariah dan Akhlak
  • Dzikirnya Orang yang Cerdik Cendikia
  • Budi Pekerti yang Luhur
  • Persatuan, Modal Kesuksesan Bangsa
  • Pentingnya Belajar dari Sejarah
  • Mewaspadai Golongan Ekstrim
  • Menemukan “Ibrahim” Era Baru
  • Amalan Subtansional
  • Bermuamalah dengan Non Muslim
  • Merdeka dalam Perspektif Islam
  • Mempertahankan Persaudaraan dalam Bingkai Iman
  • Petunjuk Allah dalam Menghadapi Cobaan Hidup
  • Amalan Penting Pasca Ramadhan
  • Wakaf dan Kesejahteraan Umat
  • Jiwa Yang Fitrah, Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat
  • 5 Wasiat Menuju Pribadi Unggul
  • Syawwal, Bulan Peningkatan
  • Puasa, Makna dan Filosofinya
  • Berbenah Diri Menyambut Bulan Suci
  • Konsep Beragama dalam Bingkai Nkri
  • Pedoman Pergaulan dalam Rumah Tangga
  • Makna Shalat, Historis dan Filosofis
  • Essensi Shalat dalam Kehidupan
  • Penghargaan untuk Merubah Masa Depan
  • Beri Upah Pekerja, Sebelum Keringat Menetes
  • Keseimbangan Materi dan Nurani
  • Orang-Orang yang Jauh dari Hidayah Allah
  • Ayat-ayat Allah di Alam Semesta
  • Islam Kaafah dalam Berbangsa dan Bernegara
  • Muslim yang Ikhlas
  • Ancaman Orang yang Mengabaikan Zakat
  • Dampak Kesehatan Jiwa Terhadap Kesehatan Jasmani
  • Urgensi Musyawarah dalam Setiap Urusan
  • Pedoman Memilih Pemimpin Menurut Pandangan Islam
  • Keluhuran Akhlak Jaminan Kejayaan Bangsa
  • Empat Pilar Akhlaq Mulia
  • Jihad Melawan Hawa Nafsu
  • Sifat Orang Kafir
  • Berhati-Hati dengan Tipudaya Dunia
  • Unjuk Rasa dalam Islam
  • Refleksi di Tahun Baru
  • Mengenal Hadis-Hadis Israiliyaat
  • Fleksibelitas dalam Hukum Islam
  • Teladan Rasulullah dalam Intrepreneurship
  • Mewujudkan Islam Kaaffah (Menyeluruh)
  • Membangun Masyarakat Bermartabat, Mewujudkan Negara Damai Sejahtera
  • Hidup Mulia dengan Islam
  • Haji dan Perbaikan Moral Umat
  • Urgensi Bersahabat dengan Orang yang Shalih
  • Menyongsong Era Baru Kepemimpinan Nasional
  • Ekonomi Islam dan Konvensional
  • Menegakkan dan Memelihara Keutamaan Islam
  • Memupuk Jiwa Berkurban
  • Dunia Adalah Ladang Akhirat
  • Kemerdekaan yang Hakiki
  • Urgensi Mengajak Kepada Kebaikan
  • Manusia Adalah Makhluk Fitri
  • Dusta Merupakan Sumber Malapetaka
  • Mempersiapkan Diri Menghadapi Bulan Suci
  • Menjaga Diri Dengan Yang Halal
  • Menimba Hikmah Kisah Nabi Isa a.s.
  • Akibat Orang Yang Menukar Ayat-Ayat Allah
  • Manajemen Dakwah Efektif Aplikatif
  • Kedekatan Manusia di Sisi Allah Swt
  • Membangun Karakter Asmaul Husna
  • Keutamaan Jihad Dengan Harta
  • Keteladanan Rasulullah Saw
  • Kearifan Lokal Dalam Perspektif Islam
  • Mendalami Makna Ukhuwah
  • Peran Ulama’ Dalam Kehidupan Bernegara
  • Islam Agama Universal
  • Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an
  • Tugas Rasul Penyempurna Akhlak Manusia
  • Meneladani Figur Rosulullah SAW
  • Makna Muhasabah (Evaluasi Diri)
  • Petunjuk Rasulullah Tentang Alam Kubur
  • Islam Dan Terjaganya Perilaku
  • Membentuk Muslim Unggul
  • Ilmu Waris, Bagian Dari Agama dan Setengah Dari Ilmu
  • Menggapai Derajat Dengan Ilmu Pengetahuan
  • Upaya Mewujudkan Khoira Ummat (Umat Tebaik)
  • Amalan-Amalan Dalam Rangka Mengisi Tahun Baru Hijriyah
  • Syukur Menjadi Bangsa Indonesia
  • Spirit Tahun Baru Hijriyah
  • Indikator Haji yang Mabrur
  • Penerapan Nilai-Nilai Islam dalam Peradaban Masa Kini
  • Problematika Umat
  • Seputar Ibadah Haji dan Umrah
  • Kemiskinan dalam Pandangan Islam
  • Muslim Selektif Produktif
  • Syahadat, Makna dan Konsekuensinya
  • Menata Hidup dan Kehidupan Dalam Perspektif Islam
  • Urgensi Mempertahankan Kualitas Ibadah
  • Tasamuh, Ta’awun dan Tadlomun
  • Sillaturrahim Dalam Lebaran
  • Kewajiban Dakwah Dalam Berbagai Situasi dan Kondisi
  • Keluh Kesah Manusia Dalam Hidup
  • Amalan-Amalan Penguat Iman
  • Mempertahankan Aqidah di Tengah Benturan Budaya
  • Antara Hak dan Tanggung Jawab
  • Meyakini Kebenaran Ayat-Ayat Al Qur’an
  • Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka
  • Nilai Kehidupan
  • Konsep Islam Mengikis Korupsi
  • Shalat Kematian
  • Mempertanyakan Ukhuwah Kita
  • Tiga Faktor Utama Kebahagiaan
  • Menyelaraskan Perkataan Dengan Perbuatan
  • Mengenal Penyakit Hati
  • Pentingnya Menuntut Ilmu dan Kewajiban Mengamalkannya
  • Lezatnya Iman
  • Prinsip-Prinsip Universal Toleransi Antar Umat Beragama
  • Islam, Ya'luu Walaa Yu'laa 'Alaih
  • Islam, dan Ajaran Jihad
  • Kisah Teladan Sahabat Nabi Muhammad Saw
  • Membumikan Akhlak Mulia Dalam Kehidupan
  • Nabi Isa, Kisah dan Hikmahnya
  • Antara Iman dan Amal Sholih
  • Nabi Muhammad Saw, Figur Teladan Umat
  • Menggapai Derajat Siddiqin
  • Dahsyatnya Kiamat dan Tanda Kedatangannya
  • Makna Muhasabah (Evaluasi Diri)
  • Amalan Ahlus Sunnah Wal Jamaah
  • Berinvestasi Dengan Wakaf
  • Ilmu, Simbol Kejayaan Umat
  • Ijabah Do’a
  • Islam Dan Sistem Ekonomi
  • Menggapai Hidup Berkualitas
  • Muhasabah dan Muroqobah, Jalan Menuju Taqwa
  • Hikmah Memperingati Hari Pahlawan
  • Yang Diridhoi Dan Yang Dimurkai Allah
  • Hikmah Ibadah Haji
  • Esensi Haji Mabrur
  • Pola Hidup Sehat Menurut AlQur'an
  • Berdakwah Dengan Hikmah
  • Komunisme dan Bahaya Komunis
  • Cinta Allah Kepada Hambanya
  • Menjaga Diri Dari Makanan Dan Minuman Yang Haram
  • Wibawa Umat
  • Menuntut Ilmu Tanpa Batas
  • Rahasia Keberkahan Ramadhan
  • Menggapai Puncak Keimanan
  • Mendalami Makna Ukhuwah
  • Amalan Penting Menyambut Bulan Ramadhan
  • Memurnikan Niat, Menyongsong Bulan Ramadhan
  • Menempuh Jalan Lurus, Dunia Hingga Akhirat
  • Makna Isra’ Mi’raj Dalam Kehidupan
  • Kiat Memperbaiki Moralitas Bangsa
  • Membumikan Akhlak Rasulullah Saw
  • Membangun Generasi Rabbany
  • Kisah Nabi Isa Dalam Al-Quran Dan Injil
  • Kepemimpinan Rabbani
  • Sufi Dan Sufisme Di Era Global
  • Menggapai Hidup Bahagia
  • Penyakit Hati Dan Obat Penawarnya
  • Peranan Masjid Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat
  • Batas-Batas Toleransi Antar Umat Beragama
  • Bulan Kemuliaan Antara Islam Dan Jawa
  • Politik, Antara Norma Dan Realita
  • Aqidah Dan Akhlaq Seorang Pemimpin
  • Rasulullah Tauladan Sepanjang Zaman
  • Mengapa Syi'ah Bermasalah
  • Keunggulan Syariat Allah Swt
  • Hikmah Dzikrul Maut
  • Kiat Mengikis Tradisi Khurofat
  • Istiqomah Tahun 2012
  • Membangun Surga Dalam Keluarga
  • Menggapai Rahmat Allah
  • Hijrah, Upaya Mempertahankan Aqidah
  • Kewajiban Dakwah Bagi Setiap Muslim
  • Dakwah di Tengah Kemajemukan Umat
  • Islam Mengutamakan Kualitas Bukan Kuantitas
  • Menuju Arah Pendidikan Yang Ideal
  • Sucikan Harta Dengan Berderma
  • Terapi Penyakit Hati
  • Strategi Menghadapi Ghozwul Fikri
  • Hakekat Konsep Jihad Dalam Perspektif Islam
  • Urgensi Mengenal Produk Halal dan Baik
  • Mempertahankan Fithrah Manusia
  • Kembali Kepada Allah
  • Merenungi Alam Raya
  • Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah
  • Merefleksikan Puasa Ramadhan
  • Tantangan Da'wah di Era Global
  • Kewajiban Memberantas Kemungkaran
  • Persiapan Menghadapi Puasa Ramadhan
  • Islam Agama Nasehat
  • Hak Terhadap Allah, Terhadap Diri Sendiri Dan Terhadap Sesama
  • Kontektualisasi Pemahaman Isra’ Mi’raj
  • Hidup Damai Dengan Islam
  • Doa, Senjata Orang Beriman
  • Kedudukan Wanita Dalam Perspektif Islam
  • Mengikis Budaya Korupsi
  • Cuci Otak
  • Menggapai Rahmat Dengan Taubat
  • Keseimbangan Investasi Dunia Akhirat
  • Urgensi Mendahulukan Kualitas Atas Kuantitas Dalam Beramal
  • Manusia-Manusia Unik Dalam Alqur’an
  • Amar Makruf Nahi Mungkar
  • Memupuk Kepedulian Sosial
  • Pilar-Pilar Kejayaan Islam
  • Keunggulan Ajaran Islam
  • Keagungan Akhlak Rasulullah Saw
  • Rasululloh Sebagai Uswah
  • Keteladanan Kisah Nabi Nuh As
  • Keutamaan Shalat Lail
  • Niat Pangkal Seluruh Aktivitas
  • Membentuk Keshalihan Ritual dan Sosial
  • Dunia Sebagai Ladang Akhirat
  • Muhasabah Tahun Baru
  • Batas-batas Toleransi Antar Umat Beragama
  • Do’a, Perisai Mukmin
  • Islam Agama Seluruh Nabi dan Rasul
  • Mengenang Kembali Makna Hijriyah
  • Risywah, Macam dan Bahayanya
  • Iman Sebagai Kekuatan Moral
  • Bahagia Saat Orang Lain Bahagia
  • Islam Kenikmatan Yang Agung dan Sempurna
  • Penyakit Sosial dalam Sorotan Syariat
  • Manusia Makhluk Fitri
  • Kiat Mencapai Derajat Taqwa
  • Riya’, Penyakit Amal Kebajikan
  • Membentuk Kesehatan Jasmani dan Rohani
  • Mengantisipasi Aliran Sesat
  • Urgensi Membaca dan mengamalkan Al-Qur’an
  • Musik Bata
  • Sedekah yang Barakah
  • Nilai Pendidikan Ramadhan
  • Dr. H. Imam Mawardi, MA
  • Nikah, Hakikat dan Urgensinya
  • Pengendalian Hawa Nafsu
  • Memberantas Kebodohan
  • Menggapai Hidup Barakah
  • Profil Manusia Bertaqwa
  • Akhlaq Mahmudah dan Akhlaq Madzmumah
  • Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
  • Urgensi Ukhuwah Islamiyah
  • Syirik, Macam dan Bahayanya
  • Bersihkan Harta dan Hati untuk Bangun Negeri
  • Menghadapi Ujian Tahta Harta Dan Wanita