Khutbah Jum'at
 

Prof. DR. H. Imam Bawani, MA

Iman Sebagai Kekuatan Moral

22-11-2010 | 08:56:47

Berbicara tentang iman, hampir pasti tidak mungkin lepas keterkaitannya dengan Islam. Tidak ada Islam tanpa berangkat dari iman. Tetapi juga sebaliknya, tidak ada iman yang sesungguhnya, kalau tidak diwujudkan dalam berislam. Ini merupakan titik berangkat kita di dalam menjalankan agama ini. Definisi iman banyak sekali, salah satunya secara ringkas mengandung 3 komponen penting. Iman itu berangkat dari kekokohan aqidah, di dalam hati, perasaan juga dalam pikiran. Kemudian di ekspresikan dengan lisan, setidak-tidaknya dua kalimah syahadah. Juga harus diwujudkan dalam perbuatan.

Keteguhan hati, perasaan dan pikiran bahwa Allah ada, menciptakan dunia seisinya. Dan kita sebagai makhlukNya, dengan segala kebenaranNya, mengutus Rasul dan kitab suci yang dibawanya dan seterusnya, itulah starting point.

Sesuatu yang sangat mahal adalah iman, karena seluruh perbuatan kita dalam menjalankan ibadah tentu berangkat dari iman. Bila kita tidak yakin kelak ada kehidupan selain dunia ini, pasti tidak mau mendorong kita ke tampat ini (masjid). Begitu pula untuk berzakat, untuk berinfaq, untuk berjihad dalam arti luas, pasti tidak akan mau. Jadi semua berangkat dari iman. Tetapi ini strategis juga bagi orang yang ingin supaya Islam luntur, yang diserang berangkat dari iman. Orientalis-orientalis masa lalu, yang selalu direkayasa adalah yang berkaitan dengan keimanan. Namun akhir-akhir ini par orientalisnya berubah, justeru anak-anak kita yang jadi orientalis militan, logika-logika aneh yang diungkapkan dan dikembangkan untuk mengacaukan pikiran dan perasaan kita tentang iman. Fondasi iman kita ada dalam al-Qur’an diserang untuk diragukan kebenarannya. Mushhaf yang diperbaiki untuk menyeragamkan di dalam membangun iman umat oleh khalifah Utsman bin Affan, diungkit-ungkit, yang tujuannya untuk meragukan kebenaran al Qur’an ini. Apabila umat terhadap al-Qur’an diragukan, seluruh bangunan Islam pasti diragukan. Mudah-mudahan Allah memberikan ingat kepada mereka dan kembali kepada jalan yang benar untuk menjadi putra-putri muslim.

Moral dalam bahasa kita adalah akhlak. Akhlak adalah ekspresi batin, yang muncul dalam wujud prilaku lahir dan bathin tanpa rekayasa, murni, natural, alami. Orang Barat menyebutnya moral, definisinya macm-macam, salah satunya “ Moral is the capacity to stay the apposite of apathy”. Moral adalah kemampuan orang untuk bertahan pada pekerjaan tertentu, khususnya pekerjaan yang membutuhkan energi, perhatian dan perjuangan yang dahsyat. Kalau bertahan moralnya bagus, lawan dari apatis’ masa bodoh.

Definisi ini bagus untuk mengontrol pengertian definisi dari akhlak, pengertian kata akhlak itu netral, bisa berakhlak baik (mahmudah). Seringkali akhlak itu buat kita sudah dijinakkan dengan persoalan yang domestik, yakni santun, hormat pada orang tua, bicara pelan, tidak suka bertanya-tanya, ini semua dikatakan berakhalk baik. Ini merupakan pengertian akhlak yang dijinakkan pada persoalan-persoalan domestik, persoalan-persoalan kecil, padahal pengertian sebenarnya bukan begitu. Mampu membangun lembaga pendidikan yang bagus, yang menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan, mencetak generasi yang bermoral yang baik dll. itulah arti akhlak sebenarnya.

Kalau iman sebagai kekuatan moral, lalu moral apa yang harus dibangun berdasarkan kekuatan iman : Pertama, moral internal kita dalam beragama. Kegiatan ibadah kita, shalat, berinfaq, bershadaqah, membaca tafsir dll, ini semua digerakkan oleh internal kita. Kedua, Pendidikan / ilmu pengetahuan. Masa depan Islam investasinya lewat pendidikan. Terbukti umat Islam tahun 600 -1600 M, mengusasai dunia di bawah kekuasaan bangsa Turki. Namun runtuh, penyebabnya adalah interpretasi moral yang sempit.

Penting sekali lembaga pendidikan dikembangkan, al-Qur’an dipelihara, namun ilmu yang lain seperti fisika, biologi, dll tetap dikembangkan. Pendidikan sangat penting karena kita akan menjadi bulan-bulanan umat lain, yang disebabkan oleh penguasaan IPTEK yang lemah. Bangsa Yahudi dengan sumber daya manusianya yang handal dapat menguasai dunia. Karena itu mutlak, sekolah yang intergral seperti ini harus ada, sebab banyak anak-anak kita generasi muslim, yang disekolahkan di sekolah yang akidahnya lain, karena memang mereka lebih bagus. Sekarang sekolah-sekolah Islam sudah bagus, dan umat Islam sudah mulai sadar untuk menyekolahkan putra-putrinya di situ walaupun biayanya mahal. Ketiga, Ekonomi. Moral yang harus dikembangkan dari iman adalah ekonomi. Ekonomi kita lemah, hampir seluruh kekayaan umat tersedot ke Barat. Timur Tengah menguasai sumber minyak dunia sampai 60 %, namun tangkinya di Amerika. Kita yang punya sumber minyak, tembaga, emas dll. ditambang orang lain, kita hanya mendapat 15 %. Karena itu ngeri kalau umat selalu bertengkar sesama muslim, tidak berfikir masalah pendidikan. Seharusnya berfikir bagaimana seharusnya memperbanyak orang-orang yang mampu di bidang perminyakan dll, sehingga kita mampu mengolah sendiri sumber daya alam kita sendiri. Dengan demikian kita mampu menjadikan negeri ini lebih makmur. Ini yang dinamakan moral di bidang ekonomi. Korupsi juga bagian dari moral. Insya Allah kalau moralnya baik tidak akan terjebak seperti itu.

Di bidang politik dan keadilan, kita masih terinjak-injak. Saudara-saudara kita, kaum muslimin banyak disakiti. Di Palestina, Iraq, Afghanistan, Thailand dan Filipina Selatan. Perjuangan meminta hak dan keadilan dikatakan teroris, tidak dipertanyakan mengapa dia melakukan seperti itu. Hak dan keadilan adalah pemahaman moral yang harus ditegakkan. Demikian juga di PBB, yang mengkampanyekan demokrasi, adanya hak veto, merupakan bentuk tidak demokrasi. Ini menjadikan adanya persoalan politik hypokrit di dunia.

Dan pemahaman moral kita pasti bergerak ke sana, supaya istilah moral atau akhlak tidak dijinakkan kepada persoalan-persoalan yang rumit. Kita hanya berharap keadilan. Suatu saat di zaman modern ini, hidup dengan pluralisme idiologi ini, kita mampu berjalan bersama, kita berharap kebahagiaan dunia dan akhirat.

Mudah-mudahan selaku pribadi, pimpinan keluarga, anggota masyarakat, warga negara dan umat, kita senantiasa mendapat petunjuk dari Allah memperoleh kekuatan lahir bathin, untuk mengamalkan bahwa iman adalah penegak dari kekuatan moralitas kehidupan kita.

Khutbah sebelumnya :

  • Menjadi Umat yang Terbaik
  • Urgensi Pemurnian Aqidah Dalam Membangun Bangsa
  • Kejujuran Kunci Kesuksesan
  • Menjadi Umat Nabi Muhammad yang Hakiki
  • KERUKUNAN UMAT BERAGAMA, PILAR NEGARA RI
  • Menyelesaikan Perbedaan
  • Mengukur Kadar Keimanan
  • KH Agoes Ali Masyhuri
  • Ukhuwah Demi Muruu’ah (Martabat)
  • Kecerdasan Spiritual
  • Hijrah, Momentum Mempererat Persaudaraan
  • Refleksi 51 Tahun Pemberontakan G-30-S/PKI
  • Urgensi Tauhid dalam Mengangkat Derajat & Martabat Muslimin
  • Kecintaan Sesama, Bukti Cinta Kepada Allah
  • Syukur dan Bahagia
  • Singa dalam Senyap
  • Berteknologi Tanpa Iman
  • Hakekat Pahlawan
  • Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan
  • Menggapai Bahagia, Hubungkan Bumi dengan Langit
  • Kehidupan Dunia Sementara
  • Takabbur dan Tawadhu’
  • Pasar dalam Islam
  • Memberi Tanpa Menyakiti
  • Ramadhan, Bulan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
  • Hakikat Ibadah
  • Meraih Derajat Muttaqiin
  • Merindukan Ramadhan
  • Jihad Akbar Bukan Sembarang Jihad
  • Merajut Ukhuwah Islamiyah
  • Debu Takwa Pembebas Derita
  • Isra’ Mi’raj Momentum Evaluasi Shalat
  • Keutamaan Shadaqah
  • Ikhtiar, Do’a dan Tawakkal
  • Qanaah Bukti Keimanan Seseorang Kepada Allah
  • Mengemban Amanat Agama
  • Ujian, Bukti Cinta Allah kepada Hambanya
  • Menuju Kecintaan Kepada Allah Swt
  • Masa dan Manusia
  • Segera Bertaubat sebelum Terlambat
  • Kesehatan Jasmani dan Rohani
  • Memaafkan dan Mendamaikan
  • Mengungkap Hikmah Shabar
  • Membangun Bangsa dengan Imtaq dan Iptek
  • Meningkatkan Iman Dan Taqwa di Tahun 2016
  • Fadhilah Membahagiakan Orang Lain
  • Bukti Cinta Rasulullah Kepada Umatnya
  • Strategi Umat Islam Menghadapi Tantangan Global
  • Lemah Lembut dan Murah Hati
  • Keserasian Aqidah, Syariah dan Akhlak
  • Dzikirnya Orang yang Cerdik Cendikia
  • Budi Pekerti yang Luhur
  • Persatuan, Modal Kesuksesan Bangsa
  • Pentingnya Belajar dari Sejarah
  • Mewaspadai Golongan Ekstrim
  • Menemukan “Ibrahim” Era Baru
  • Amalan Subtansional
  • Bermuamalah dengan Non Muslim
  • Merdeka dalam Perspektif Islam
  • Mempertahankan Persaudaraan dalam Bingkai Iman
  • Petunjuk Allah dalam Menghadapi Cobaan Hidup
  • Amalan Penting Pasca Ramadhan
  • Wakaf dan Kesejahteraan Umat
  • Jiwa Yang Fitrah, Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat
  • 5 Wasiat Menuju Pribadi Unggul
  • Syawwal, Bulan Peningkatan
  • Puasa, Makna dan Filosofinya
  • Berbenah Diri Menyambut Bulan Suci
  • Konsep Beragama dalam Bingkai Nkri
  • Pedoman Pergaulan dalam Rumah Tangga
  • Makna Shalat, Historis dan Filosofis
  • Essensi Shalat dalam Kehidupan
  • Penghargaan untuk Merubah Masa Depan
  • Beri Upah Pekerja, Sebelum Keringat Menetes
  • Keseimbangan Materi dan Nurani
  • Orang-Orang yang Jauh dari Hidayah Allah
  • Ayat-ayat Allah di Alam Semesta
  • Islam Kaafah dalam Berbangsa dan Bernegara
  • Muslim yang Ikhlas
  • Ancaman Orang yang Mengabaikan Zakat
  • Dampak Kesehatan Jiwa Terhadap Kesehatan Jasmani
  • Urgensi Musyawarah dalam Setiap Urusan
  • Pedoman Memilih Pemimpin Menurut Pandangan Islam
  • Keluhuran Akhlak Jaminan Kejayaan Bangsa
  • Empat Pilar Akhlaq Mulia
  • Jihad Melawan Hawa Nafsu
  • Sifat Orang Kafir
  • Berhati-Hati dengan Tipudaya Dunia
  • Unjuk Rasa dalam Islam
  • Refleksi di Tahun Baru
  • Mengenal Hadis-Hadis Israiliyaat
  • Fleksibelitas dalam Hukum Islam
  • Teladan Rasulullah dalam Intrepreneurship
  • Mewujudkan Islam Kaaffah (Menyeluruh)
  • Membangun Masyarakat Bermartabat, Mewujudkan Negara Damai Sejahtera
  • Hidup Mulia dengan Islam
  • Haji dan Perbaikan Moral Umat
  • Urgensi Bersahabat dengan Orang yang Shalih
  • Menyongsong Era Baru Kepemimpinan Nasional
  • Ekonomi Islam dan Konvensional
  • Menegakkan dan Memelihara Keutamaan Islam
  • Memupuk Jiwa Berkurban
  • Dunia Adalah Ladang Akhirat
  • Kemerdekaan yang Hakiki
  • Urgensi Mengajak Kepada Kebaikan
  • Manusia Adalah Makhluk Fitri
  • Dusta Merupakan Sumber Malapetaka
  • Mempersiapkan Diri Menghadapi Bulan Suci
  • Menjaga Diri Dengan Yang Halal
  • Menimba Hikmah Kisah Nabi Isa a.s.
  • Akibat Orang Yang Menukar Ayat-Ayat Allah
  • Manajemen Dakwah Efektif Aplikatif
  • Kedekatan Manusia di Sisi Allah Swt
  • Membangun Karakter Asmaul Husna
  • Keutamaan Jihad Dengan Harta
  • Keteladanan Rasulullah Saw
  • Kearifan Lokal Dalam Perspektif Islam
  • Mendalami Makna Ukhuwah
  • Peran Ulama’ Dalam Kehidupan Bernegara
  • Islam Agama Universal
  • Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an
  • Tugas Rasul Penyempurna Akhlak Manusia
  • Meneladani Figur Rosulullah SAW
  • Makna Muhasabah (Evaluasi Diri)
  • Petunjuk Rasulullah Tentang Alam Kubur
  • Islam Dan Terjaganya Perilaku
  • Membentuk Muslim Unggul
  • Ilmu Waris, Bagian Dari Agama dan Setengah Dari Ilmu
  • Menggapai Derajat Dengan Ilmu Pengetahuan
  • Upaya Mewujudkan Khoira Ummat (Umat Tebaik)
  • Amalan-Amalan Dalam Rangka Mengisi Tahun Baru Hijriyah
  • Syukur Menjadi Bangsa Indonesia
  • Spirit Tahun Baru Hijriyah
  • Indikator Haji yang Mabrur
  • Penerapan Nilai-Nilai Islam dalam Peradaban Masa Kini
  • Problematika Umat
  • Seputar Ibadah Haji dan Umrah
  • Kemiskinan dalam Pandangan Islam
  • Muslim Selektif Produktif
  • Syahadat, Makna dan Konsekuensinya
  • Menata Hidup dan Kehidupan Dalam Perspektif Islam
  • Urgensi Mempertahankan Kualitas Ibadah
  • Tasamuh, Ta’awun dan Tadlomun
  • Sillaturrahim Dalam Lebaran
  • Kewajiban Dakwah Dalam Berbagai Situasi dan Kondisi
  • Keluh Kesah Manusia Dalam Hidup
  • Amalan-Amalan Penguat Iman
  • Mempertahankan Aqidah di Tengah Benturan Budaya
  • Antara Hak dan Tanggung Jawab
  • Meyakini Kebenaran Ayat-Ayat Al Qur’an
  • Menjaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka
  • Nilai Kehidupan
  • Konsep Islam Mengikis Korupsi
  • Shalat Kematian
  • Mempertanyakan Ukhuwah Kita
  • Tiga Faktor Utama Kebahagiaan
  • Menyelaraskan Perkataan Dengan Perbuatan
  • Mengenal Penyakit Hati
  • Pentingnya Menuntut Ilmu dan Kewajiban Mengamalkannya
  • Lezatnya Iman
  • Prinsip-Prinsip Universal Toleransi Antar Umat Beragama
  • Islam, Ya'luu Walaa Yu'laa 'Alaih
  • Islam, dan Ajaran Jihad
  • Kisah Teladan Sahabat Nabi Muhammad Saw
  • Membumikan Akhlak Mulia Dalam Kehidupan
  • Nabi Isa, Kisah dan Hikmahnya
  • Antara Iman dan Amal Sholih
  • Nabi Muhammad Saw, Figur Teladan Umat
  • Menggapai Derajat Siddiqin
  • Dahsyatnya Kiamat dan Tanda Kedatangannya
  • Makna Muhasabah (Evaluasi Diri)
  • Amalan Ahlus Sunnah Wal Jamaah
  • Berinvestasi Dengan Wakaf
  • Ilmu, Simbol Kejayaan Umat
  • Ijabah Do’a
  • Islam Dan Sistem Ekonomi
  • Menggapai Hidup Berkualitas
  • Muhasabah dan Muroqobah, Jalan Menuju Taqwa
  • Hikmah Memperingati Hari Pahlawan
  • Yang Diridhoi Dan Yang Dimurkai Allah
  • Hikmah Ibadah Haji
  • Esensi Haji Mabrur
  • Pola Hidup Sehat Menurut AlQur'an
  • Berdakwah Dengan Hikmah
  • Komunisme dan Bahaya Komunis
  • Cinta Allah Kepada Hambanya
  • Menjaga Diri Dari Makanan Dan Minuman Yang Haram
  • Wibawa Umat
  • Menuntut Ilmu Tanpa Batas
  • Rahasia Keberkahan Ramadhan
  • Menggapai Puncak Keimanan
  • Mendalami Makna Ukhuwah
  • Amalan Penting Menyambut Bulan Ramadhan
  • Memurnikan Niat, Menyongsong Bulan Ramadhan
  • Menempuh Jalan Lurus, Dunia Hingga Akhirat
  • Makna Isra’ Mi’raj Dalam Kehidupan
  • Kiat Memperbaiki Moralitas Bangsa
  • Membumikan Akhlak Rasulullah Saw
  • Membangun Generasi Rabbany
  • Kisah Nabi Isa Dalam Al-Quran Dan Injil
  • Kepemimpinan Rabbani
  • Sufi Dan Sufisme Di Era Global
  • Menggapai Hidup Bahagia
  • Penyakit Hati Dan Obat Penawarnya
  • Peranan Masjid Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat
  • Batas-Batas Toleransi Antar Umat Beragama
  • Bulan Kemuliaan Antara Islam Dan Jawa
  • Politik, Antara Norma Dan Realita
  • Aqidah Dan Akhlaq Seorang Pemimpin
  • Rasulullah Tauladan Sepanjang Zaman
  • Mengapa Syi'ah Bermasalah
  • Keunggulan Syariat Allah Swt
  • Hikmah Dzikrul Maut
  • Kiat Mengikis Tradisi Khurofat
  • Istiqomah Tahun 2012
  • Membangun Surga Dalam Keluarga
  • Menggapai Rahmat Allah
  • Hijrah, Upaya Mempertahankan Aqidah
  • Kewajiban Dakwah Bagi Setiap Muslim
  • Dakwah di Tengah Kemajemukan Umat
  • Islam Mengutamakan Kualitas Bukan Kuantitas
  • Menuju Arah Pendidikan Yang Ideal
  • Sucikan Harta Dengan Berderma
  • Terapi Penyakit Hati
  • Strategi Menghadapi Ghozwul Fikri
  • Hakekat Konsep Jihad Dalam Perspektif Islam
  • Urgensi Mengenal Produk Halal dan Baik
  • Mempertahankan Fithrah Manusia
  • Kembali Kepada Allah
  • Merenungi Alam Raya
  • Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah
  • Merefleksikan Puasa Ramadhan
  • Tantangan Da'wah di Era Global
  • Kewajiban Memberantas Kemungkaran
  • Persiapan Menghadapi Puasa Ramadhan
  • Islam Agama Nasehat
  • Hak Terhadap Allah, Terhadap Diri Sendiri Dan Terhadap Sesama
  • Kontektualisasi Pemahaman Isra’ Mi’raj
  • Hidup Damai Dengan Islam
  • Doa, Senjata Orang Beriman
  • Kedudukan Wanita Dalam Perspektif Islam
  • Mengikis Budaya Korupsi
  • Cuci Otak
  • Menggapai Rahmat Dengan Taubat
  • Keseimbangan Investasi Dunia Akhirat
  • Urgensi Mendahulukan Kualitas Atas Kuantitas Dalam Beramal
  • Manusia-Manusia Unik Dalam Alqur’an
  • Amar Makruf Nahi Mungkar
  • Memupuk Kepedulian Sosial
  • Pilar-Pilar Kejayaan Islam
  • Keunggulan Ajaran Islam
  • Keagungan Akhlak Rasulullah Saw
  • Rasululloh Sebagai Uswah
  • Keteladanan Kisah Nabi Nuh As
  • Keutamaan Shalat Lail
  • Niat Pangkal Seluruh Aktivitas
  • Membentuk Keshalihan Ritual dan Sosial
  • Dunia Sebagai Ladang Akhirat
  • Muhasabah Tahun Baru
  • Batas-batas Toleransi Antar Umat Beragama
  • Do’a, Perisai Mukmin
  • Islam Agama Seluruh Nabi dan Rasul
  • Mengenang Kembali Makna Hijriyah
  • Risywah, Macam dan Bahayanya
  • Iman Sebagai Kekuatan Moral
  • Bahagia Saat Orang Lain Bahagia
  • Islam Kenikmatan Yang Agung dan Sempurna
  • Penyakit Sosial dalam Sorotan Syariat
  • Manusia Makhluk Fitri
  • Kiat Mencapai Derajat Taqwa
  • Riya’, Penyakit Amal Kebajikan
  • Membentuk Kesehatan Jasmani dan Rohani
  • Mengantisipasi Aliran Sesat
  • Urgensi Membaca dan mengamalkan Al-Qur’an
  • Musik Bata
  • Sedekah yang Barakah
  • Nilai Pendidikan Ramadhan
  • Dr. H. Imam Mawardi, MA
  • Nikah, Hakikat dan Urgensinya
  • Pengendalian Hawa Nafsu
  • Memberantas Kebodohan
  • Menggapai Hidup Barakah
  • Profil Manusia Bertaqwa
  • Akhlaq Mahmudah dan Akhlaq Madzmumah
  • Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
  • Urgensi Ukhuwah Islamiyah
  • Syirik, Macam dan Bahayanya
  • Bersihkan Harta dan Hati untuk Bangun Negeri
  • Menghadapi Ujian Tahta Harta Dan Wanita